- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dubes Pakistan di Jakarta ...
Dubes Pakistan di Jakarta Soroti Resolusi PBB Terkait Isu Kashmir yang Belum Terselesaikan
Jumat, 06 Feb 2026, 00:45 WIBJAKARTA - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri menyayangkan bahwa isu Kashmir yang sudah berlangsung selama tujuh dekade hingga kini masih belum terselesaikan.
"Sangat disayangkan isu Kashmir yang sudah berlangsung selama 70 tahun masih belum menemukan solusinya. Ini menjadi tugas besar bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelesaikannya," kata Dubes Chaudhri pada acara Hari Solidaritas Kashmir yang digelar Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta, Kamis.
Dubes mengatakan Kashmir bukan hanya sekadar tanah, sumber air krusial atau posisi strategis, tetapi Khasmir adalah tentang rakyat Khasmir. "Bagi Pakistan, Kashmir adalah tentang orang-orang Kashmir itu sendiri," ucapnya.
Menurut Chaudhri, setiap kali Pakistan akan menyelesaikan isu Kashmir, India selalu mengganggu baik melalui PBB maupun resolusi.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian isu Kashmir juga memiliki dimensi dari Asia dan Asia tenggara, oleh karenanya ia percaya bahwa keterlibatan Asia Tenggara dapat membantu menyelesaikan isu Kashmir.
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, melalui pesannya yang dibacakan pada acara tersebut mengatakan sengketa Jammu dan Kashmir masih menjadi salah satu sengketa tertua yang belum terselesaikan dalam agenda PBB.
Ia menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, sejumlah resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB telah menetapkan status sengketa wilayah Jammu dan Kashmir seraya memutuskan bahwa penyelesaian akhirnya harus dilakukan sesuai dengan kehendak rakyat Kashmir, yang diungkapkan melalui plebisit yang adil dan tidak memihak.
"Namun, selama hampir delapan dekade, hak fundamental rakyat Kashmir terhalang oleh penolakan keras India," katanya.
PM mengaku menjadi pendukung kuat hak penentuan nasib sendiri rakyat Kashmir di setiap forum internasional termasuk di Majelis Umum PBB.
"Pada Hari Solidaritas Kashmir, Pakistan menegaskan dukungan moral, diplomatik, dan politik penuh bagi perjuangan rakyat Kashmir hingga mereka memperoleh hak penentuan nasib sendiri melalui plebisit yang bebas dan tidak memihak, sebagaimana dijanjikan kepada mereka di bawah naungan PBB," katanya.
- pakistan
- isu kashmir
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Bertanggung Jawab atas Babak Pertama yang Buruk di Laga Perpisahan Bersama Prancis
-
Festival Kopi Dieng Jadi Etalase Baru, Potensi Kopi Banjarnegara Makin Terangkat
-
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain
-
Rumah Sakit di Pakistan Kebakaran, Belasan Bayi Baru Lahir Tewas
-
62.000 Rumah Subsidi Akad Massal 30 Juli! Ini Syarat Dapat Rumah FLPP 2026
-
Dibuang PSG, Randal Kolo Muani Malah Dipermanenkan Juventus dengan Nilai Fantastis!
-
DPRD Kota Bandung Tegaskan Puskesmas Harus Bisa Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Cepat, Ramah, dan Berkualitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.