Dengan Riset Regenerasi Tulang Berbasis Stem Cell, FKG UI Luluskan Double Degree Pertama
Minggu, 19 Apr 2026, 14:15 WIBJAKARTA - Â Prestasi akademik dan terobosan membanggakan kembali berhasil ditorehkan oleh Universitas Indonesia (UI), ketika Fakultas Kedokteran Gigi (FKG UI) sukses meluluskan doktor baru melalui promosi Dr. drg. Shalina Ricardo, Sp.KG., Subsp. K.E. pada Selasa (7/4). Dr. Shalina menjadi lulusan pertama program double degree FKG UI dengan Tohoku University, Jepang. Capaian ini menandai tonggak bersejarah dalam kolaborasi akademik internasional universitas, sekaligus menunjukkan komitmen FKG UI dalam menghasilkan riset inovatif di bidang kedokterangigi berbasis bioteknologi.
Dalam disertasinya, Dr. Shalina mengangkat inovasi regenerasi tulang menggunakan exosome yang berasal dari sel punca mesenkimal (mesenchymal stem cells) Whartonâs Jelly sebagai solusi atasketerbatasan metode konvensional seperti bone graft dalam menangani critical-sized bone defects. Penelitian ini menyoroti potensi terapi berbasis cell-free yang lebih aman, efektif, dan aplikatif untukpengembangan klinis di masa depan.
"Exosome adalah partikel kecil yang berperan penting dalam komunikasi antar sel. Dalam penelitian ini, exosome dimanfaatkan karena kemampuannya mengirim sinyal biologis yang merangsang penyembuhan dan pembentukan jaringan baru. Hasil riset menunjukkan peningkatan aktivitasosteoblas serta pembentukan mineral tulang secara signifikan pada uji laboratorium. Pada model hewan, pemberian exosome terbukti meningkatkan volume tulang dan mempercepat penutup andefek.
Temuan ini memperkuat bukti bahwa exosome dari Whartonâs Jelly memiliki potensi besar sebagaiterapi regeneratif inovatif. Pendekatan ini tidak hanya membuka peluang baru dalam bidangkedokteran gigi, tetapi juga dapat diaplikasikan lebih luas pada bidang bioteknologi kesehatan dan rekayasa jaringan.
Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO., menyampaikan apresiasi atas capaiantersebut. âRiset ini menunjukkan arah perkembangan kedokteran gigi yang semakin berbasis bioteknologi dan membuka peluang terapi yang lebih efektif. Promosi doktor ini sekaligus menegaskan komitmen FKG UI dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan inovatif dalam menjawab tantangan kesehatan di masa depan,â ujarnya.
Keberhasilan Dr. Shalina juga menandai keberhasilan implementasi program double degree FKG UI dengan Tohoku University. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh studi di dua institusi sekaligus, memperluas jejaring akademik internasional, serta memperkuat reputasi FKG UI sebagai fakultas yang berorientasi global.
Melalui promosi doktor ini, FKG UI menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu kedokteran gigi yang adaptif terhadap perkembangan bioteknologi. Fakultas tidak hanya berkomitmen menghasilkan riset berkelas dunia, tetapi juga membangun ekosistem akademik yang mendukung inovasi, kolaborasi internasional, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
- FKG UI
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.