Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biar Makin Ramai Wisatawan, Jembrana Dorong Wisata Arung Sungai

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biar Makin Ramai Wisatawan, Jembrana Dorong Wisata Arung Sungai Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Jembrana
Ket. Sekelompok wisatawan tengah mencoba keseruan wisata arung jeram di Jembrana, Bali.

JEMBRANA – Mengoptimalkan potensi wisata alam di daerah—terutama arung jeram—bisa jadi cara seru sekaligus efektif buat menggerakkan ekonomi lokal.

Sungai yang deras bukan cuma menawarkan sensasi adrenalin, tapi juga membuka peluang usaha baru, dari pemandu wisata sampai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Kalau dikelola dengan baik, arung jeram bisa jadi magnet wisata yang mendatangkan pengunjung, menciptakan lapangan kerja, dan membuat daerah makin dikenal.

Intinya, alam sudah menyediakan “aset”, tinggal bagaimana kita mengemasnya jadi pengalaman yang berkesan.

Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali mendukung kelompok masyarakat maupun pihak swasta untuk mengembangkan wisata arung sungai.

Dukungan itu disampaikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat mencoba wisata arung sungai di Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, Bali, Jumat (6/2).

"Sungai Gelar yang melintasi Desa Batu Agung ini potensial menjadi objek wisata petualangan. Alur dan arusnya menantang, namun indah," kata Kembang.

Dia mengatakan, pemandangan alami di sepanjang sungai tersebut cocok untuk relaksasi bagi wisatawan yang gemar menikmati petualangannya.

Kabupaten Jembrana, menurut dia, harus memanfaatkan potensi alamnya untuk wisata yang ramah lingkungan.

"Cukup banyak potensi wisata alam yang ramah lingkungan di Jembrana. Bisa dikembangkan bersama-sama antara pihak swasta dan masyarakat lokal," katanya.

Saat objek wisata ramai pengunjung, kata dia, otomatis akan meningkatkan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ida Bagus Dewangkasa selaku pengelola objek wisata ini mengatakan, pihaknya lebih menekankan sisi petualangan bagi pengunjung.

Menurut dia, saat menyusuri Sungai Gelar, selain arus, pengunjung akan berhadapan dengan batu yang banyak tersebar di sungai tersebut.

Untuk mengelola wisata tersebut pihaknya bekerjasama dengan Badan Usaha Desa (Bumdes), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gelar dan desa adat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.