Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AI Bantu Ilmuwan Lacak Gunung Es yang Terapung di Laut

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
AI Bantu Ilmuwan Lacak Gunung Es yang Terapung di Laut Doc: AFP
Ket. Bongkahan es mengapung di laut.

PARIS - Para ilmuwan Inggris mengatakan, Kamis (5/2), alat AI pertama di dunia akan mengkatalogkan dan melacak gunung es saat pecah menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dapat mengisi "blind spot" dalam memprediksi perubahan iklim.

Gunung es melepaskan sejumlah besar air tawar ketika mencair di perairan terbuka, mempengaruhi pola iklim global dan mengubah arus laut serta ekosistem.

Namun, para ilmuwan telah lama kesulitan melacak raksasa es terapung ini setelah pecah menjadi ribuan potongan es yang lebih kecil, nasib dan dampaknya terhadap iklim sebagian besar hilang di laut.

Untuk mengisi celah tersebut, Survei Antartika Inggris telah mengembangkan sistem AI yang secara otomatis mengidentifikasi dan menamai gunung es individu saat lahir dan melacak perjalanan mereka yang terkadang berlangsung selama beberapa dekade menuju kuburan air.

Menggunakan citra satelit, alat ini menangkap bentuk khas gunung es saat mereka terlepas — atau calve — dari gletser dan lapisan es di darat.

Saat bongkahan es tersebut hancur seiring waktu, mesin tersebut melakukan pemecahan teka-teki raksasa, menghubungkan fragmen "anak" yang lebih kecil kembali ke "induk" dan menciptakan pohon keluarga terperinci yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan pada skala ini.

Ini merupakan peningkatan besar dibandingkan metode yang ada, di mana para ilmuwan meneliti citra satelit untuk secara visual mengidentifikasi dan melacak gunung es terbesar satu per satu.

Sistem AI, yang diuji menggunakan pengamatan satelit di Greenland, memberikan "informasi baru yang vital" bagi para ilmuwan dan meningkatkan prediksi tentang iklim masa depan, kata British Antarctic Survey.

Mengetahui di mana bongkahan air tawar raksasa ini mencair ke laut sangat penting mengingat hilangnya es diperkirakan akan meningkat di dunia yang memanas, tambahnya.

"Yang menarik adalah ini akhirnya memberi kita pengamatan yang selama ini kita lewatkan," kata Ben Evans, seorang ahli pembelajaran mesin di British Antarctic Survey, dalam sebuah pernyataan.

"Kita telah beralih dari melacak beberapa gunung es terkenal hingga membangun pohon keluarga lengkap. Untuk pertama kalinya, kita dapat melihat dari mana setiap fragmen berasal, ke mana ia pergi, dan mengapa hal itu penting bagi iklim."

Penggunaan AI ini juga dapat diadaptasi untuk membantu navigasi yang aman melalui wilayah kutub yang berbahaya dan dipenuhi gunung es.

Pelepasan gunung es adalah proses alami. Tetapi para ilmuwan mengatakan bahwa laju hilangnya gunung es dari Antartika meningkat, kemungkinan karena perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.