Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indra Sjafri Ungkap Lima Kunci Bangun Sepak Bola Indonesia Menuju Piala Dunia

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indra Sjafri Ungkap Lima Kunci Bangun Sepak Bola Indonesia Menuju Piala Dunia Doc: Antara
Ket. Praktisi sepak bola sekaligus mantan pelatih tim nasional Indonesia, Indra Sjafri (kanan), berbicara dalam kegiatan Dialog Meja Bundar bertema "Piala Dunia 2026, pers, dan peradaban publik kita, siaran olahraga sebagai ruang edukasi, literasi, dan penguatan nilai kepublikan" di Auditorium Bung Karno LPP TVRI, Jakarta, Selasa (3/2).

Jakarta - Praktisi sepak bola sekaligus mantan pelatih tim nasional Indonesia, Indra Sjafri, menyebut lima langkah yang harus dilakukan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk membangun sepak bola nasional guna bisa tampil di Piala Dunia.

Menurut dia, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi menjangkau daerah dan desa sebagai basis pembinaan pemain usia dini.

"Infrastruktur bukan hanya membangun stadion di kota, lapangan sepak bola di desa juga harus diperbaiki," kata Indra dalam kegiatan Dialog Meja Bundar bertema "Piala Dunia 2026, pers, dan peradaban publik kita, siaran olahraga sebagai ruang edukasi, literasi, dan penguatan nilai kepublikan" di Auditorium Bung Karno LPP TVRI, Jakarta, Selasa (3/2).

Dia menjelaskan, Indonesia masih membutuhkan pembenahan mendasar agar memiliki peluang realistis menembus panggung Piala Dunia minimal pada 2034.

Dia menjelaskan, langkah kedua yaitu pembaruan kurikulum sepak bola nasional, agar selaras dengan perkembangan dan tren permainan di level global.

Sebab, kurikulum yang adaptif dinilai penting untuk memastikan metode latihan dan pendekatan taktik tidak tertinggal dari negara-negara maju di dunia sepak bola.

Selanjutnya, langkah ketiga yang harus dilakukan menurut pria asal Sumatera Barat itu adalah pentingnya memperbanyak pelatih berkualitas dan berlisensi A Pro.

Dia menilai peningkatan kuantitas dan kualitas pelatih, termasuk pemegang lisensi profesional, menjadi prasyarat penting bagi kemajuan sepak bola nasional.

"Indonesia baru punya 44 orang pelatih yang berlisensi A Pro, kalau dibandingkan dengan Jepang misalnya, mereka sudah punya ribuan pelatih berlisensi tersebut," ujar dia.

Indra menambahkan, langkah keempat, Indonesia perlu memiliki jalur pembinaan pemain yang jelas dan terstruktur, mulai dari usia dini hingga level profesional.

Sistem berjenjang tersebut diyakini mampu menciptakan kesinambungan dalam pengembangan talenta.

Terakhir, tambah dia, penguatan kompetisi usia muda harus menjadi prioritas sebagai fondasi regenerasi jangka panjang. Kompetisi yang rutin dan berkualitas akan memperkaya jam terbang serta mental bertanding pemain muda.

Terkait hal tersebut, dia mengapresiasi PSSI yang kini sudah memulai langkah kelima itu.

"Kalau lima hal ini diperbaiki, baru cita-cita 2034 bisa dibicarakan," kata pria berumur 63 tahun itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.