Pramono Minta RDF Rorotan Hanya Komisioning 750 Ton Sampah Per Hari
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, meminta agar komisioning di Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara, tidak lebih dari 750 ton per hari untuk menghindari bau tak sedap.
“Kemarin, kami sudah rapat secara khusus, saya sudah minta sementara ini untuk komisioningnya tidak lebih dari 750 ton per hari dan digunakan dump truck yang baru,” kata Pramono di Jakarta Barat, Selasa (03/2).
Menurut dia, saat dilakukan komisioning dengan kapasitas 750 ton per hari, tidak muncul bau. Namun ketika dinaikkan sampai dengan 1.000 ton per hari, sebagian kecil muncul bau dari proses pengolahan sampah tersebut.
Tak hanya itu, dia juga menilai persoalan bau yang utama, yaitu terkait transportasi pengangkutan sampah ke RDF Rorotan.
“Karena air lindinya yang tercecer ke mana-mana,” ujar Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk itu, secara khusus Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berencana menambah truk kompaktor yang baru, produksi 2025.
Dengan demikian, Pramono berharap upaya tersebut dapat mengatasi persoalan jangka pendek di RDF Rorotan.
Sebelumnya, DLH DKI Jakarta memastikan operasional RDF Plant Rorotan tetap berjalan secara bertahap, terukur, dan terkendali, dengan memperhatikan keselamatan serta kenyamanan warga sekitar sebagai prioritas utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
"RDF Plant Rorotan merupakan infrastruktur strategis daerah yang dibangun untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah Jakarta ke depan," kata Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto.
Akan tetapi, dia mengatakan pelaksanaannya tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan melalui tahapan yang terukur dan diawasi secara ketat agar tetap aman bagi lingkungan dan masyarakat.
Dia menambahkan yang menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta adalah warga yang bermukim di sekitar RDF Plant Rorotan. Pemerintah memastikan setiap potensi dampak yang dirasakan masyarakat menjadi bahan evaluasi langsung di lapangan, dan tidak diabaikan.
Asep menuturkan pihaknya tidak menutup mata terhadap keresahan warga. Justru masukan dari masyarakat sekitar menjadi alarm penting bagi DLH DKI untuk segera melakukan perbaikan.
Sebagai langkah konkret, DLH DKI memastikan seluruh sistem pengendalian emisi dan kebauan beroperasi dengan baik.
Selain itu, pengangkutan sampah menuju RDF Plant Rorotan hanya menggunakan truk compactor tertutup, hasil pengadaan 2024 dan 2025 yang telah memenuhi standar teknis, sehingga potensi bau dan ceceran air lindi dapat diminimalkan dari sumbernya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!