Indonesia Fokus di Kejuaraan Beregu Asia
Selasa, 03 Feb 2026, 06:09 WIBJAKARTA - Pebulu Tangkis mengawali kalender Februari 2026 dengan fokus penuh pada ajang beregu. Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 yang digelar di Qingdao, Tiongkok, menjadi prioritas utama, seiring minimnya turnamen individu dalam agenda internasional bulan ini.
Kejuaraan beregu Asia tersebut akan berlangsung pada tanggal 3-8 Februari 2026 dan seluruh pertandingan dipusatkan di Qingdao Conson Gymnasium. Turnamen dua tahunan ini menjadi salah satu tolok ukur kekuatan negara-negara Asia, sekaligus ajang strategis bagi Indonesia untuk menguji kesiapan tim putra dan putri di awal musim.
Indonesia memastikan ambil bagian dengan menurunkan skuad yang memadukan pemain senior berpengalaman dan pemain muda potensial. Komposisi ini mencerminkan upaya menjaga daya saing sekaligus melanjutkan regenerasi menuju agenda besar sepanjang 2026.
Di sektor putra, Indonesia akan mengandalkan pemain tunggal Anthony Sinisuka Ginting, Moh Zaki Ubaidillah, Richie Duta Ricardo, dan Prahdiska Bagas Shujiwo. Kekuatan ganda putra diperkuat oleh Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, Muhammad Rian Ardianto, serta Rahmat Hidayat.
Sementara itu, sektor putri diisi oleh pemain tunggal Ester Nurumi Tri Wardoyo, Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Untuk nomor ganda putri, Indonesia menurunkan Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, serta Amallia Cahaya Pratiwi.
Skuad tersebut membawa modal sejarah yang cukup kuat. Tim beregu putra Indonesia tercatat tiga kali menjuarai BATC pada tahun 2016, 2018, dan 2020, serta meraih posisi runner-up pada tahun 2022. Tim beregu putri mencatatkan prestasi terbaik dengan menjadi juara pada tahun 2022, serta dua kali meraih medali perunggu pada 2018 dan 2024. Rekam jejak ini menjadi pijakan sekaligus tantangan untuk menjaga konsistensi di Qingdao.
Selain BATC, hanya satu turnamen individu BWF World Tour yang digelar pada bulan Februari, yakni German Open 2026. Turnamen level Super 300 itu akan berlangsung pada tanggal 24 Februari hingga 1 Maret di Westenergie Sporthalle, Mulheim, dan menjadi pembuka rangkaian Tur Eropa sebelum All England Open.
Namun, partisipasi Indonesia di German Open terbilang terbatas. Berdasarkan daftar peserta di laman resmi BWF, hanya tiga wakil yang tampil, yakni Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, serta Gloria Emanuelle Widjaja yang berpasangan dengan Hee Yong Kai Terry dari Singapura. Kondisi ini menguatkan sinyal bahwa fokus utama Indonesia pada Februari diarahkan sepenuhnya ke BATC 2026, sebelum memaksimalkan kekuatan pada turnamen prestisius All England Open 2026. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kalah Dua Gim Langsung di Babak Pertama BAC 2025, Dejan/Fadia Angkat Koper
-
Tanpa Gelar dari Kejuaraan Asia
-
Heboh Pesta Sesama Jenis, Wali Kota Surabaya akan Kumpulkan Pengelola Hotel dan Apartemen
-
Rekayasa Lalin di Jalan Gajah Mada Hingga 2026 Dampak Pekerjaan Konstruksi MRT
-
Jejak 1 Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran, Pertamina Perkokoh Ketahanan Energi
-
Brimob gendong pelajar menyeberang sungai
-
Taman Bacaan Masyarakat Hidupkan Gerakan Literasi di Rumah Ibadah Hingga Lapas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.