Rekayasa Lalin di Jalan Gajah Mada Hingga 2026 Dampak Pekerjaan Konstruksi MRT

Selasa, 30 Des 2025, 21:55 WIB

Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk akibat pekerjaan konstruksi Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 CP202.

"Rekayasa lalu lintas di lokasi sejak 4 Januari 2025 hingga 31 Agustus 2026," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Adapun konstruksi yang dimulai dari simpang Harmoni sampai dengan simpang Mangga Besar, terdiri dari tiga Stasiun MRT, yakni Stasiun MRT Harmoni, Stasiun MRT Sawah Besar dan Stasiun MRT Mangga Besar.

"Pekerjaan akan dilakukan secara bertahap, untuk menunjang pekerjaan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai tahap pekerjaan," ujarnya.

Rekayasa lalu lintas Harmoni, lanjut Syafrin, dimulai sejak 4 Januari - 31 Desember 2025, dan akan kembali berjalan 1 Januari 2026 - 30 April 2026.

"Arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk akan sedikit bergeser ke sisi jalan, dari Gedung BPKP sampai Gedung Sandjaja. Lajur kendaraan arah Monas masih dipertahankan tiga lajur," kata Syafrin.

Sementara untuk rekayasa lalu lintas yang dilakukan pada 1 Maret 2026- 17 Maret 2026, lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas dibelokkan ke tengah dari Gedung Clover Bakery, lalu kembali ke sisi gedung tepat sebelum Jalan Sukarjo Wiryopranoto.

"Lalu lintas Jalan Gajah Mada arah Kota dialihkan ke sisi kanal tepat di gedung CIMB Niaga sampai sebelum Gajah Mada Plaza," ujarnya.

Sementara itu, untuk rekayasa lalin yang akan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 - 30 Juni 2026, lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas dibelokkan ke tengah dari Hotel Ibis lalu kembali ke sisi gedung setelah Mc Donalds.

"Sedangkan lalu lintas Jalan Gajah Mada arah Kota dialihkan ke sisi kanal dari sisi gedung CIMB Niaga sampai setelah Jalan Zainul Arifin," kata Syafrin.

Kemudian rekayasa lalin yang dilaksanakan pada 1 Juli 2026-31 Agustus 2026, yakni lalin Jalan Hayam Wuruk, arah Monas dan arah Kota dikembalikan ke sisi tengah. Dan lalin Jalan Gajah Mada arah Kota dialihkan ke sisi tengah tepat di depan gedung CIMB Niaga.

"Rekayasa lalin Mangga Besar (1 Januari 2026 - 30 April 2026), lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas berada di sisi sungai 1 (satu lajur) dan kembali ke sisi gedung setelah gedung BRI," kata dia.

Rekayasa lalin pada 1 Mei-31 Agustus 2026, lalu lintas Jalan Hayam Wuruk arah Monas akan dialihkan ke sisi bangunan setelah Ruko Olimo.

"Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas dan petunjuk petugas lapangan serta mengutamakan keselamatan berlalu lintas," ujarnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.