Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penutupan Retret PWI Ditandai dengan Penyematan Brevet Bela Negara kepada Peserta

📅 Senin, 02 Feb 2026, 00:32 WIB | Oleh:
Penutupan Retret PWI Ditandai dengan Penyematan Brevet Bela Negara kepada Peserta Doc: Biro Humas dan Infohan Setjen Kemhan
Ket. Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia menanggalkan tanda peserta dari perwakilan peserta retret PWI 2026 menandai acara penutupan kegiatan tersebut di Lapangan Tembak Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, Minggu, (1/2/2026).

BOGOR - Kepala BPSDM Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I., mewakili Sekjen Kemhan RI, resmi menutup Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Lapangan Tembak Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, Minggu (1/2).

Penutupan diawali dengan penanggalan tanda peserta, penyematan brevet Bela Negara dan penyerahan sertifikat kepada peserta yang sekaligus dinyatakan sebagai Kader Bela Negara.

Sekjen Kemhan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Mayjen TNI Ketut GWP mengapresiasi peserta retret yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan retret mulai dari awal pembukaan hingga selesai.

Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata semangat bela negara serta kesungguhan dalam memperkuat professionalisme dan integritas insan pers.

Ia mengharapkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh peserta dapat diimplementasikan dan dikembangkan sebagai wujud nyata pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Materi yang disampaikan narasumber selama masa retret, katanya, memberi gambaran menyeluruh tentang tantangan bangsa saat ini, mulai dari penguatan bela negara, kolaborasi pemerintah dan pers, peran wartawan dalam tata kelola pemerintahan, ekonomi kerakyatan, komunikasi kebencanaan, hingga tantangan AI dan perlindungan kebebasan pers.

Keseluruhan materi tersebut, katanya, menegaskan bahwa pembangunan nasional dan ketahanan negara saling terkait serta memerlukan dukungan dan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk peran strategis insan pers.

“Saya berharap, setelah kembali ke daerah dan lingkungan kerja masing-masing, rekan-rekan wartawan dapat membawa semangat kebersamaan, memperkuat jejaring, serta terus meningkatkan kompetensi dan integritas dalam menjalankan profesi,” ujar Sekjen Kemhan melalui Mayjen TNI Ketut GWP.

Sebelumnya, Mayjen TNI Ketut GWP menjelaskan alasan penutupan dilakukan di Lapangan Tembak Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Bogor, adalah berdasarkan arahan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin agar peserta retret PWI dibekali keterampilan menembak.

“Dalam perencanaan retret PWI, kegiatan menembak ini tadinya tidak ada, tapi kemudian ditambahkan. Kegiatan menembak ini yang membedakan retret PWI dengan retret Kepala Daerah,” katanya.

Dari 162 orang peserta retret PWI, wartawan Koran Jakarta yang tercatat sebagai anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat, Diapari Sibatangkayu, diumumkan sebagai juara dengan meraih nilai tertinggi setelah seluruh peserta menembak dengan pistol berjarak 25 meter di bawah bimbingan pelatih Kopassus.

Retret PWI berlangsung selama 4 hari, yang dimulai sejak 29 Januari sampai dengan 1 Februari 2026, ini sejatinya akan diselenggarakan di Akmil Magelang, namun pada detik terakhir dialihkan ke Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Retret PWI ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.