Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran AS Serang Iran

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Dunia Naik di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran AS Serang Iran Doc: CNA/Reuters
Ket. Sebuah pompa minyak beroperasi di dekat pembangkit listrik turbin gas di ladang minyak Permian Basin di luar Odessa, Texas, AS. 18 Februari 2025.

BEIJING - Harga minyak naik untuk hari ketiga pada hari Kamis (29/1) karena meningkatnya kekhawatiran AS mungkin akan melakukan serangan militer terhadap produsen utama Timur Tengah, Iran, yang dapat mengganggu pasokan dari kawasan tersebut.

Harga minyak mentah Brent naik 50 sen, atau 0,73 persen, menjadi $68,9 per barel pada pukul 02.16 GMT, tetapi minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 58 sen, atau 0,92 persen, menjadi $63,79 per barel.

Kedua kontrak tersebut telah naik sekitar 5 persen sejak 26 Januari dan berada pada level tertinggi sejak 29 September.

Harga naik karena Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan tekanan pada Iran untuk mengakhiri program nuklirnya dengan ancaman serangan militer dan karena kelompok angkatan laut AS telah tiba di kawasan tersebut. Iran adalah produsen terbesar keempat di antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dengan produksi 3,2 juta barel per hari.

Trump sedang mempertimbangkan opsi untuk menyerang pasukan keamanan dan pemimpin Iran untuk memicu protes yang berpotensi menggulingkan rezim saat ini, Reuters melaporkan, Kamis, mengutip sumber AS yang mengetahui diskusi tersebut.

"Potensi Iran terkena serangan telah meningkatkan premi geopolitik harga minyak hingga berpotensi $3 hingga $4 (per barel)," kata analis di Citi dalam sebuah catatan pada hari Rabu. Mereka menambahkan bahwa eskalasi geopolitik lebih lanjut dapat mendorong harga hingga setinggi $72 per barel untuk Brent.

Penurunan tak terduga dalam stok minyak mentah di AS, konsumen minyak terbesar di dunia, juga mendukung harga.

Persediaan minyak mentah AS turun 2,3 juta barel menjadi 423,8 juta barel pada pekan yang berakhir 23 Januari, menurut Badan Informasi Energi (EIA) pada hari Rabu, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan sebesar 1,8 juta barel.

"Perkembangan ini menunjukkan bahwa keseimbangan pasokan-permintaan jangka pendek telah mengencang, mencerminkan permintaan kilang yang stabil dan terbatasnya pasokan minyak yang tersedia di pasar," kata Linh Tran, analis pasar di XS.com.

Secara keseluruhan, Citi mengatakan harga minyak mungkin tetap tinggi karena meningkatnya risiko geopolitik, pembatasan AS terhadap pembelian minyak Russia, dan pembelian berkelanjutan oleh Tiongkok, meskipun pasar memasuki tahun ini dengan ekspektasi kelebihan pasokan yang besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.