Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Waspada Bencana Pesisir, Pemkot Mataram Bangun Menara Mercusuar di Pantai Ampenan

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 17:30 WIB | Oleh:
Waspada Bencana Pesisir, Pemkot Mataram Bangun Menara Mercusuar di Pantai Ampenan Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Kawasan pesisir Pantai Ampenan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera membangun menara mercusuar di Pantai Ampenan yang dilengkapi sistem peringatan dini bencana sebagai upaya mitigasi bagi warga pesisir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning di Mataram, Rabu, mengatakan, selain berfungsi sebagai panduan navigasi laut membantu kapal menentukan arah lokasi, menara mercusuar juga akan dilengkapi alat-alat pendeteksi dini bencana sebagai langkah mitigasi.

"Untuk lokasinya, paling tepat di sebelah Kampung Bugis sebelah Pertamina. Dulu memang ada, tapi sudah rusak karena itu akan dibangun lagi," katanya.

Hal tersebut sesuai dengan instruksi Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, sebagai tanda peringatan dini mengenai kondisi berbahaya di laut sekaligus langkah mitigasi bencana bagi warga pesisir.

Namun demikian, Lale belum dapat menyebutkan besaran kebutuhan anggaran pembangunan menara tersebut sebab untuk membangun menara mercusuar tidak hanya berbicara konstruksi bangunan melakukan berbagai perlengkapan mitigasi bencana lainnya.

Seperti kamera, pengeras suara, alat pemantau kecepatan angin, alat pemantau ketinggian gelombang dan lainnya.

Dengan perlengkapan peralatan mitigasi bencana tersebut, pembangunan menara mercusuar bisa memiliki banyak fungsi. Misalnya, ketika kekuatan angin melebihi dari standar yang ada maka sirine akan berbunyi. Begitu juga ketika terjadi gelombang tinggi.

"Dengan demikian, berbagai langkah mitigasi dan upaya lainnya dapat segera dilakukan warga di sekitar pesisir guna meminimalkan risiko bencana," katanya.

Terkait dengan itu, rencana pembangunan menara tersebut masih perlu dilakukan kajian dan mempelajari spesifikasi yang dibutuhkan terkait dengan peralatan mitigasi bencana, agar menara bisa berfungsi maksimal.

Untuk waktu pelaksanaan, pihaknya akan menunggu instruksi dari kepala daerah. Jika harus segera dibangun, maka harus dilakukan pergeseran anggaran yang sesuai dengan regulasi yang ada.

"Jika tidak, kebutuhan anggaran pembangunan menara akan diajukan melalui APBD perubahan 2026," katanya.

Jika menara tersebut jadi, tambah Lale, pihaknya akan menyiagakan petugas bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta pihak terkait lainnya untuk melakukan pemantauan.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.