- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Pangkas Pajak unt...
Tiongkok Pangkas Pajak untuk Dukung Pengembangan Iptek
Rabu, 28 Jan 2026, 22:15 WIBBEIJING - Pemangkasan pajak dan biaya serta pengembalian pajak untuk mendukung inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta manufaktur di Tiongkok melampaui 2,8 triliun yuan atau sekitar 401,4 miliar dolar AS tahun lalu, ungkap otoritas perpajakan Tiongkok pada Rabu (28/1).
Insentif-insentif tersebut telah sangat memfasilitasi pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru, kata Hu Jinglin, kepala Administrasi Perpajakan Negara Tiongkok, dalam sebuah konferensi kerja perpajakan nasional.
Total pendapatan pajak dan biaya negara tersebut mencapai 33,1 triliun yuan pada 2025, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil serta faktor-faktor positif lainnya, menurut data yang dirilis dalam konferensi tersebut. Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok tumbuh 5 persen secara tahunan (yoy) pada 2025, memenuhi target tahunan.
Jika diperinci, pendapatan pajak sebelum dikurangi pengembalian pajak ekspor naik 2,7 persen (yoy) hingga mencapai 17,8 triliun yuan. Premi asuransi sosial meningkat 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 9,1 triliun yuan, sementara pendapatan nonpajak tercatat di angka 5,6 triliun yuan. Ant/Xinhua
- china yuan
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Perangi Pencabulan, Neng Eem: Pesantren Harus Jadi Benteng Moral Bangsa
-
KPK Konfirmasi telah Amankan Bupati dalam OTT di Bekasi
-
Muliaman D. Hadad Terima Lifetime Achievement Award
-
Ancaman Tarif Trump, Kanada Pastikan Tidak Ada Rencana Perjanjian Dagang dengan Tiongkok
-
Pembongkaran pemukiman liar di TPU Kebon Nanas
-
Sabtu, Tak Ada Samsat Keliling di Jakarta, Hanya Buka di Depok, Tangerang, Bekasi
-
Polisi Ponorogo Pakai Kacamata Pintar, Main Nyelonong Tanpa Helm Bakal Langsung Ditilang!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.