PSG dan Newcastle Berebut Tiket 16 Besar

Selasa, 27 Jan 2026, 06:37 WIB

PARIS - Paris Saint-Germain akan menjamu Newcastle United di Parc des Princes, Rabu (28/1) dalam laga krusial Liga Champions. Kedua tim sama-sama mengincar satu tempat di babak 16 besar, dengan posisi mereka di klasemen sementara masih sangat berdekatan.

PSG dan Newcastle saat ini sama-sama mengoleksi 13 poin dan berada di delapan besar. Tim juara bertahan menempati peringkat keenam meski baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Sporting CP. Sedangkan Newcastle berada tepat di bawahnya di posisi ketujuh berkat kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSV Eindhoven. Kemenangan di Paris akan sangat menentukan arah langkah kedua tim di level Eropa.

Ket. Foto: Penyerang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, dan Gelandang Newcastle United, Harvey Barnes (kanan). — Sumber: Lionel BONAVENTURE / Paul ELLIS/AFP

Bagi PSG, mempertahankan mahkota Liga Champions akan terasa sedikit lebih ringan bila mereka mampu mengamankan tiga poin di laga ini. Tim asuhan Luis Enrique baru saja merebut kembali puncak klasemen Ligue 1 akhir pekan lalu. Kemenangan atas Newcastle akan memastikan mereka lolos ke fase gugur untuk ke-14 kali secara beruntun.

Rekor kandang Les Parisiens juga cukup meyakinkan. Mereka menang lima dari enam laga kompetitif terakhir di Parc des Princes. Satu-satunya kekalahan datang dari Paris FC di Piala Prancis. PSG juga tercatat menang laga terakhir fase grup Liga Champions dalam enam dari tujuh kesempatan terakhir. Dia tak pernah kalah dalam laga pamungkas grup, sejak tumbang 1-3 dari Bayern Munich pada bulan Desember 2017.

Namun, ada catatan yang patut diwaspadai. PSG berpeluang menelan dua kekalahan kandang di fase grup untuk pertama kalinya sejak 2004. Meski demikian, mereka cukup tangguh saat menjamu klub Inggris. PSG menang dua dari tiga laga kandang terakhir melawan tim Liga Inggris dan tak pernah kalah di kandang dari wakil Inggris sejak Manchester United menang 2-1 pada bulan Oktober 2020.

Luis Enrique menegaskan tim asuhannya siap menghadapi tekanan besar. “Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini. Newcastle adalah tim yang sangat intens dan terorganisasi, tetapi kami bermain di kandang sendiri. Target kami jelas: menang dan memastikan tiket ke babak berikutnya,” ujar pelatih asal Spanyol itu.

Di kubu lawan, Newcastle menjalani musim Eropa yang bersejarah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, The Magpies sudah memastikan tempat di fase gugur Liga Champions, setidaknya melalui jalur playoff. Namun, ambisi mereka tidak berhenti sampai di situ. Kemenangan di Paris akan menjaga mereka di delapan besar sekaligus mengakhiri catatan kurang meyakinkan di laga tandang Eropa.

Kurang Ideal

Tim asuhan Eddie Howe datang dengan modal yang tidak sepenuhnya ideal. Newcastle hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir di semua kompetisi dan gagal mencetak gol dalam tiga di antaranya. Dalam lima laga tandang terakhir, mereka hanya sekali menang, saat menundukkan Burnley 3-1 di Liga Inggris akhir Desember lalu. Newcastle juga belum pernah menang melawan klub Ligue 1 di Prancis dalam ajang Liga Champions. Ini termasuk kekalahan 1-2 dari Marseille di Stade Velodrome.

Meski demikian, mereka punya catatan manis saat menghadapi PSG. Newcastle belum pernah kalah dari PSG di Liga Champions, menang 4-1 di St James’ Park pada tahun 2023 dan menahan imbang 1-1 di Paris, laga yang diwarnai penalti kontroversial Kylian Mbappe di masa injury time. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.