12 Trainset KRL Buatan INKA Tiba di Jakarta Juni 2026, Siap Layani Rute Cikarang-Bogor

Selasa, 27 Jan 2026, 19:40 WIB

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan sebanyak 12 rangkaian kereta rel listrik (KRL) produksi PT INKA (Persero) akan tiba di Jakarta paling lambat pada Juni 2026. Kedatangan ini melengkapi total pesanan 16 trainset yang telah dikontrak dalam proses pengadaan pada 2024.

Direktur Utama KCI Mochamad Purnomosidi menjelaskan, dari total pesanan tersebut, empat trainset sudah lebih dulu tiba di Jakarta. Dua di antaranya telah dioperasikan pada rute Depok/Bogor-Manggarai-Jakarta Kota, sementara dua lainnya masih menjalani tahapan uji coba operasional.

Ket. Foto: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan sebanyak 12 rangkaian kereta rel listrik (KRL) produksi PT INKA (Persero) akan tiba di Jakarta paling lambat pada Juni 2026. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

"Ada 12 kereta lagi yang akan datang. Paling lama semuanya harus ter-deliver di bulan Juni, semuanya. Tapi ini sekarang kita uji di sini sudah ada dua kereta, TS 5 dan TS 6," kata Purnomosidi dalam konferensi pers di Commuterline Hall, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

"Jadi nanti setiap bulan akan datang lagi satu atau dua. Jadi total pokoknya Juni harus 16 train set harus ter-deliver ke Jakarta," sambungnya.

Purnomosidi mengungkapkan proses uji coba untuk trainset terbaru, khususnya TS 5 dan TS 6, memerlukan waktu lebih lama dari target awal. Hal ini disebabkan adanya kendala teknis pada sistem pintu di rangkaian KRL INKA yang lebih dulu dioperasikan.

"Sehingga harapan kita sih TS 5 kita nggak akan mengizinkan jalan kalau pintunya nggak clear. Meskipun industri anak bangsa kan tetap harus kita dorong agar mereka juga mengikuti normatifnya. Karena kalau sudah dioperasikan, pasti kalau terjadi gangguan pintu cukup menjengkelkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Purnomosidi menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keandalan operasional menjadi prioritas utama sebelum KRL baru benar-benar melayani penumpang. Hal ini penting karena 12 rangkaian baru tersebut disiapkan untuk menggantikan KRL lama buatan Jepang yang usianya telah melampaui 40 tahun.

"Untuk TS 5 teman-teman semua, 45.000 kilometer kita jalankan. Tidak boleh ada satu fail pun yang terjadi. Kalau misalkan ada satu fail, itu terulangi dari nol lagi. Nah ini yang sedang kita jalankan, kita lakukan dengan teman-teman dari DJKA," jelasnya.

Setelah seluruh trainset tiba di Jakarta pada Juni 2026, KCI menargetkan rangkaian baru tersebut dapat mulai beroperasi secara bertahap pada Juli 2026. Operasional awal difokuskan pada lintas Cikarang Line dan Bogor/Depok Line yang memiliki kapasitas daya listrik memadai.

Purnomosidi menambahkan, kedua lintas tersebut mampu melayani KRL dengan konfigurasi 12 gerbong. Sementara itu, lintas lainnya seperti Rangkasbitung saat ini masih terbatas untuk pengoperasian KRL dengan maksimal 10 gerbong.

"Itu hanya Cikarang ke Jakarta dan dari Bogor ke Jakarta. Nah, untuk yang lainnya seperti Rangkasbitung kan baru 10 bisanya. Nah, ini kita juga mendorong ke Kementerian agar kemampuan daya listriknya itu bisa 12 juga," tutupnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.