Pertamina Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Jaga Pasokan BBM di Lembata
Senin, 26 Jan 2026, 13:04 WIBKUPANG â PT Pertamina Patra Niaga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum guna memastikan pasokan BBM tetap aman dan tersedia di Kabupaten Lembata, meski sempat terkendala cuaca buruk yang mengganggu distribusi laut.
âSebagai mitigasi lanjutan, kami berkoordinasi dengan pemda dan aparat penegak hukum untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan BBM," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan diterima di Kupang, Senin (26/1).
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kelangkaan BBM di Lembata, karena adanya larangan berlayar dari KSOP akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Larantuka, Adonara-Solor serta Lembata.
Dia mengatakan pihaknya tidak ingin terjadi penyalahgunaan BBM di daerah itu karena itu Pertamina, pemda dan aparat penegak hukum melakukan penertiban pelangsir dan pemblokiran nomor polisi kendaraan yang terindikasi melanggar ketentuan.
Dia mengatakan Pertamina Patra Niaga dalam praktiknya selalu memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
Dalam proses distribusi, Pertamina masif melaksanakan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi, termasuk koordinasi lintas sektor dalam rangka percepatan distribusi.
Dia menceritakan pada awal pekan (19/1), imbas cuaca buruk yang berdampak pada gangguan transportasi laut, membuat aktivitas pengiriman BBM menjadi terkendala.
"Sesuai arahan Otoritas Pelabuhan Larantuka, penyeberangan kapal pengangkut BBM dari Pelabuhan Larantuka ke Pulau Adonara dan Pulau Lembata belum bisa dilaksanakan karena kondisi cuaca buruk serta gelombang tinggi di jalur pelayaran Selat Solor dan Selat Lembata," terang Ahad Rahedi.
Sebagai mitigasi, pengaturan penjualan BBM dilaksanakan sampai dengan suplai BBM selanjutnya diterima, paralel diajukan permohonan dari Pertamina kepada KUPP Larantuka terkait permohonan rekomendasi proses bongkar muat kapal BBM.
"Koordinasi kepada Bupati Lembata dan Bupati Flores Timur juga dilakukan untuk proses muat kapal BBM pada waktu jam operasional pelabuhan umum dan pengaturan sementara penjualan BBM untuk sementara waktu.
Saat ini kondisi sudah mulai normal. BBM sudah bisa terkirim ke Pulau Lembata dan Adonara dengan rata-rata distribusi sebanyak 25-35 KL per hari.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Warga Malalak Sumbar Mulai Beradaptasi Setelah Huni Huntara Tiga Minggu
-
Para Nelayan Kecil Harus Benar-benar Dilindungi
-
Disdik DKI Buka Pendataan KJMU, Mahasiswa Diminta Segera Verifikasi Data Hingga April
-
Gubernur Jateng Cek Stok Kebutuhan Bahan Pokok di Sragen dan Surakarta
-
Arus Balik Aman: BPH Migas Pastikan Stok BBM Cukup, Masyarakat Jangan Panic Buying
-
Mudik Lebaran, Satpol PP DKI Siagakan 1.790 Personel Jaga Keamanan
-
Normalisasi Waduk Pusong
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.