Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modus Baru Edarkan Narkoba Terbongkar di Tangerang: Paket Online Berisi 2,3 Kg Ganja

📅 Senin, 26 Jan 2026, 16:42 WIB | Oleh:
Modus Baru Edarkan Narkoba Terbongkar di Tangerang: Paket Online Berisi 2,3 Kg Ganja Doc: ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
Ket. Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka yakni narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,16 gram serta ganja dengan berat bruto 2,3 kilogram di Kota Tangerang, Jumat (23/1).

JAKARTA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap modus baru peredaran narkoba di Tangerang, Banten, dengan menyamarkan sabu dan ganja dalam paket pengiriman online menggunakan resi palsu. Dalam pengungkapan ini, dua pria ditangkap bersama barang bukti ganja seberat 2,3 kilogram.

“Modus yang digunakan para pelaku dengan mengemas ganja ke dalam paket pengiriman online, namun seluruh stiker resi pengiriman yang ditempel merupakan resi palsu," kata Pelaksana Tugas Kepala Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Budi Purwanto, dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Hal tersebut, kata dia, dilakukan pelaku untuk mengelabui petugas jika sewaktu-waktu dicurigai, seolah-olah pelaku sedang mengantar paket ekspedisi.

Dari pengungkapan yang dilakukan pada Jumat (23/1) sekitar pukul 01.10 WIB di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, Tangerang, polisi menangkap dua pria berinisial VA (34) dan TM (29).

"Dari tangan para pelaku, polisi menyita narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,16 gram serta ganja dengan berat bruto 2,3 kilogram," kata Budi.

Dari hasil penyelidikan, tersangka VA berperan sebagai pengedar, sementara TM berperan sebagai penjaga gudang sekaligus penyimpanan narkoba milik VA.

Budi juga menyebutkan kedua pelaku sudah menjadi target operasi sejak Juli 2025. Namun, saat itu penyidik sempat kehilangan jejak pelaku dan akhirnya kembali terdeteksi melakukan pergerakan pada Januari 2026.

"Setelah melakukan penangkapan kedua pelaku dan melakukan pengembangan, didapatkan sebuah tas ransel berisi 41 paket ganja dengan total berat bruto lebih dari 2,3 kilogram yang diduga kuat akan diedarkan menggunakan modus pengiriman paket online," katanya.

Selanjutnya seluruh tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Budi menambahkan pihaknya juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Nasional
Optimalkan Talenta Indonesi...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.