Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa itu GERD, Penyakit yang Diderita Lula Lahfah Sebelum Meninggal

📅 Senin, 26 Jan 2026, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apa itu GERD, Penyakit yang Diderita Lula Lahfah Sebelum Meninggal Doc: MIS
Ket. Ilustrasi GERD

JAKARTA - Selebgram Lula Lahfah diketahui memiliki riwayat penyakit Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah gangguan pencernaan kronis saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) secara berulang.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Rino Alvani Gani Sp.PD K-GEH mengatakan healthy lifestyle atau membiasakan gaya hidup sehat pada anak muda bisa mengurangi keparahan GERD.

Rino mengatakan kebanyakan anak muda saat ini tidak menerapkan pola gaya hidup sehat sehingga menimbulkan berbagai penyakit di usia muda salah satunya gangguan pencernaan GERD.

“Cara menguranginya adalah healthy-life style, tidak merokok, berolahraga, makan teratur, tidak gemuk, kelola stress dengan baik,” kata Prof. Rino, Senin (26/1).

Ia mengatakan anak muda saat ini banyak yang gemuk karena tidak berolahraga, menjadi perokok aktif, tidak makan dengan teratur atau mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Padahal dengan gaya hidup sehat, risiko keparahan GERD bisa dikurangi dan tidak menyebabkan peradangan di saluran cerna atas yang dapat merusak kerongkongan atau dapat memicu rasa sakit di dada.

Rino mengatakan GERD yang tidak terkontrol bisa menyebabkan berbagai komplikasi gangguan kesehatan lainnya seperti batuk-batuk atau timbul rasa pusing.

“GERD bisa menimbulkan rasa sakit atau panas di dada, dapat menimbulkan peradangan saluran cerna atas, dapat menyebabkan sulit menelan karena seperti ada gumpalan di tenggorokan, dapat memicu asma atau batuk-batuk lama, dapat timbul rasa pusing,” katanya.

Namun, meski GERD dapat memicu beberapa penyakit, Rino menegaskan GERD bukan sebagai penyebab utama kematian langsung atau kematian mendadak.

Pengelolaan stres yang kurang baik, menjadi salah satu risiko yang dapat memperparah GERD, yang akhirnya dapat menyebabkan stres berlebihan dan bisa memicu jantung berdebar.

GERD juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti peradangan kerongkongan hingga kanker esofagus, dan pneumonia aspirasi saat asam lambung masuk ke paru-paru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.