Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Purbalingga Tangani Banjir Bandang di Lereng Gunung Slamet

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 15:46 WIB | Oleh:
BPBD Purbalingga Tangani Banjir Bandang di Lereng Gunung Slamet Doc: ANTARA/HO-Warga
Ket. Warga memerhatikan dampak banjir bandang yang melanda Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (23/1).

PURBALINGGA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menangani dampak banjir bandang yang menerjang dua desa di lereng Gunung Slamet akibat hujan deras sejak Jumat (23/1).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga Revon Hapinindriat di Purbalingga, Sabtu, mengatakan banjir bandang melanda Desa Serang dan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, setelah aliran sungai meluap akibat tingginya intensitas hujan.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, akses jalan kabupaten menuju Dusun Gunung Malang dan Dusun Bambangan terisolasi karena tertutup material banjir.

Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan seratusan warga terdampak langsung dan sebagian di antaranya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Data sementara pengungsi di Desa Kutabawa, Dusun Bambangan RT 019 RW 05 sebanyak 14 rumah atau 21 kepala keluarga dengan 79 jiwa, serta RT 017 RW 05 sebanyak 10 kepala keluarga dengan 31 jiwa. Total pengungsi sebanyak 31 kepala keluarga atau 110 jiwa,” katanya.

Ia mengatakan, BPBD Purbalingga telah melakukan monitoring dan penanganan awal di lokasi kejadian.

Menurut dia, seluruh warga terdampak telah dievakuasi, sementara dilaporkan jembatan Sungai Bambangan putus total akibat terjangan banjir bandang.

Selain itu, kata dia, hujan lebat disertai angin kencang serta kondisi listrik padam di wilayah Gunung Malang pada Jumat (23/1) malam menyebabkan komunikasi sempat terhambat.

Menurut dia, BPBD Purbalingga saat ini berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendatangkan alat berat guna membuka akses jalan yang terisolasi serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

“Hari ini dilakukan pembukaan akses jalan serta pembersihan material banjir bersama tim gabungan,” kata Revon.

Sementara di Kabupaten Banyumas, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan luapan air sungai bercampur lumpur di aliran Sungai Kali Pangkon, objek wisata Telaga Sunyi, dan Sungai Kalipelus, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, yang berada di lereng Gunung Slamet.

Data BPBD Kabupaten Banyumas menyebutkan banjir lumpur tersebut terjadi sejak Sabtu (24/1), sekitar pukul 01.00 WIB, dengan ketinggian air diperkirakan kisaran 70-90 centimeter.

BPBD Kabupaten Banyumas bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sumbang dan aparat kewilayahan telah mendatangi lokasi untuk memantau kondisi terkini.

Warga sekitar juga diimbau untuk sementara tidak beraktivitas di sungai, khususnya di kawasan objek wisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.