Trump Sebut Kerangka Kesepakatan Greenland Terbentuk
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 01:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (21/1), menyatakan bahwa kerangka kerja untuk potensi perjanjian masa depan terkait Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas telah dikembangkan, menyusul pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.
“Berdasarkan pertemuan yang sangat produktif antara saya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, kami telah membentuk kerangka kesepakatan di masa depan terkait Greenland dan, pada kenyataannya, seluruh Wilayah Arktik,” tulis Trump di Truth Social.
Seperti dikutip dari Antara, Trump mengatakan kesepakatan tersebut, jika diselesaikan, akan memberikan manfaat signifikan bagi AS maupun seluruh negara anggota NATO. Seiring dengan perkembangan itu, Trump juga menarik kembali rencana penerapan tarif 10 persen terhadap barang dari delapan negara Eropa yang semula dijadwalkan berlaku mulai Februari.
Ia kembali menegaskan keinginannya agar AS mengakuisisi Greenland, namun menepis kemungkinan penggunaan kekuatan militer. Trump menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari kepentingan keamanan nasional, terutama di tengah meningkatnya pengaruh TIongkok dan Russia di kawasan Arktik.
Trump menyatakan pencabutan ancaman tarif dilakukan sejalan dengan terbentuknya kerangka kesepakatan tersebut. Ia menambahkan bahwa pembahasan lanjutan terkait Greenland dan sistem pertahanan rudal Golden Dome masih akan berlanjut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Trump menegaskan bahwa banyak negara bergantung pada AS dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran global. Ia menyebut kebijakan luar negeri dan ekonomi pemerintahannya sejak kembali menjabat telah mempertahankan posisi tersebut.
Trump juga mengatakan tidak berniat menggunakan kekuatan berlebihan. “Saya tidak ingin menggunakan kekuatan,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pendekatan tersebut tidak akan memberikan keuntungan bagi AS.
Dalam sesi tanya jawab, Trump menyatakan memiliki hubungan yang sangat baik dengan Presiden TIongkok Xi Jinping dan Presiden Russia Vladimir Putin. Ia menyebut Xi sebagai sosok luar biasa dan mengesankan, serta mendapat penghormatan luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sinyal Deeskalasi
Pengumuman Trump disambut positif oleh sejumlah pemimpin Eropa. Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menilai perkembangan tersebut sebagai langkah ke arah yang lebih baik.
“Hari ini berakhir dengan catatan yang lebih dibanding awalnya. Kami menyambut baik bahwa POTUS (Trump) telah menegaskan tidak akan mengambil Greenland dengan kekerasan dan menangguhkan perang dagang,” tulis Rasmussen di platform X.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!