- Home
-
- Luar Negeri
-
- WNI Jadi Tentara Amerika. ...
WNI Jadi Tentara Amerika. Kisah Kezia Syifa WNI yang Menjadi Tentara Garda Nasional USA
Rabu, 21 Jan 2026, 21:21 WIBKoran Jakarta : Sebuah video perpisahan yang mengharukan di bandara menjadi sorotan luas di media sosial Indonesia. Video tersebut menunjukkan momen keluarga melepas Kezia Syifa, seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengenakan seragam tentara Amerika Serikat lengkap dengan jilbab hitam. Unggahan dari akun Instagram @bunda_kesidaa, yang merupakan ibu Kezia, dengan caption sederhana âMissyou much kk,â berhasil menyentuh banyak netizen dan memicu rasa bangga sekaligus penasaran.
Dalam video viral itu, terlihat Kezia Syifa berdiri tegak dengan seragam berwarna cokelat khas Angkatan Darat AS, dengan tulisan "US Army" di dada kirinya. Sang ibu terlihat memberikan doa dan pelukan perpisahan penuh emosi sebelum Kezia berangkat bertugas.Â
Siapa Kezia Syifa? WNI yang Jadi Tentara Amerika
Kezia Syifa ternyata bukan sekadar perempuan Indonesia biasa. Sejak tahun 2025, ia telah resmi bergabung dengan Maryland Army National Guard, salah satu komponen Garda Nasional Amerika Serikat. Ia menjalani peran khusus dengan Military Occupational Specialty (MOS) 92A, yang berfokus pada bidang logistik, penyuplai, dan pengelolaan perlengkapan. Posisi ini sangat krusial dalam mendukung kesiapan operasional unit militer. Dari unggahan keluarganya, diketahui bahwa Kezia dan keluarganya telah menetap di AS dan aktif membagikan kehidupan mereka sebagai diaspora.
Bagaimana WNI Bisa Bergabung Menjadi Tentara Amerika?
Kisah Kezia menimbulkan pertanyaan: bagaimana mungkin seorang WNI bisa menjadi tentara AS? Melansir situs resmi pemerintah AS, jalur untuk non-warga negara memang terbuka, namun dengan persyaratan ketat. Calon tentara dari luar AS wajib memiliki Kartu Hijau (Green Card) atau status Penduduk Tetap yang sah. Kemahiran berbahasa Inggris lisan dan tulisan juga mutlak. Selain itu, terdapat batasan usia yang bervariasi di tiap cabang militer; untuk Angkatan Darat, batasnya adalah 17 hingga 35 tahun. Setiap calon juga harus lulus Tes Kemampuan Kejuruan Angkatan Bersenjata (ASVAB) dengan skor minimum yang ditetapkan.
Mengenal Garda Nasional AS (US National Guard)
Kezia bergabung dengan Garda Nasional, yang memiliki konsep unik sebagai "Citizen-Soldiers" atau prajurit sipil. Berdiri sejak 1636, lembaga ini merupakan bagian dari militer AS yang anggotanya menjalani kehidupan sipil normalâbekerja atau berkuliahâsambil menjalani pelatihan militer paruh waktu (biasanya satu akhir pekan sebulan dan dua minggu latihan tahunan). Mereka selalu siap dikerahkan oleh gubernur negara bagian untuk menangani bencana alam atau darurat lokal, maupun oleh Presiden AS untuk misi keamanan nasional bahkan operasi luar negeri.
Peran Garda Nasional sangat beragam, mulai dari pemadaman kebakaran, penanganan badai, bantuan kemanusiaan, hingga mendukung operasi tempur. Pada 2024 saja, mereka menangani ribuan misi kemanusiaan di dalam negeri. Di tingkat global, melalui State Partnership Program, mereka juga bekerja sama dengan lebih dari 100 negara untuk meningkatkan keamanan internasional.
Prospek Karir dan Imbalan. Berapa gaji Tentara Garda Nasional AS?
Banyak netizen mengapresiasi pencapaian Kezia. Seorang pengguna @sandyardhian menyebut, âPangkatnya udah Specialist (E-4) berarti daftarnya pakai ijazah S-1... semoga lancar karirnya.â Pangkat Specialist (E-4) ini menunjukkan tingkat tertentu dalam karier enlisted (bukan perwira).
Mengenai imbalan, berdasarkan data per Januari 2026, rata-rata gaji tahunan seorang anggota Garda Nasional adalah sekitar $35.072 atau setara Rp605 juta (dengan kurs sekarang). Rinciannya sekitar Rp49,5 juta per bulan atau Rp11,4 juta per minggu. Angka ini adalah dasar yang akan meningkat seiring kenaikan pangkat, masa dinas, dan tambahan insentifâtermasuk untuk penugasan khusus.
Kisah Kezia Syifa bukan sekadar momen viral, tetapi mencerminkan potensi dan dedikasi diaspora Indonesia di panggung global. WNI Jadi Tentara Amerika tentu bukan hal biasa, namun patut kita soroti juga tentang status Kewarganegaraan Syifa, apakah dia akan lepas status WNI-nya atau bagaimana?
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Winoto Wahyu
Berita Terkait:
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak Hari Ini, Jasa Marga Siapkan Strategi Khusus di GT Cileunyi
-
Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.