Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diungsikan, Rumah Rusak akibat Tanah Bergerak di Pamekasan Madura Bertambah

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 05:52 WIB | Oleh:
Warga Diungsikan, Rumah Rusak akibat Tanah Bergerak di Pamekasan Madura Bertambah Doc: Istimewa
Ket. Jumlah jiwa terdampak sebanyak 64 jiwa dan sebagian telah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

PAMEKASAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencatat jumlah rumah rumah rusak akibat tanah longsor atau yang disebut oleh masyarakat 'tanah bergeral' di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, bertambah dari sebelumnya 13 unit menjadi 16 unit.

"Ini berdasarkan laporan terbaru per hari ini oleh tim lapangan yang melakukan pendampingan langsung di lapangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi, Senin malam.

Dikutip dari Antara, ia menjelaskan jumlah jiwa terdampak sebanyak 64 jiwa dan sebagian telah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

"Tim BPBD dibantu polisi dan TNI hingga kini terus melakukan pemantauan di lapangan, menyalurkan bantuan kepada para korban berupa makanan dan kebutuhan lainnya," kata Rosidi.

Lebih lanjut ia menjelaskan luas area terdampak tanah gerak dan longsor itu mencapai 3.483 meter persegi.

Warga di sekitar lokasi juga diminta petugas untuk mengungsi, meski rumah mereka tidak mengalami kerusakan untuk mencegah terjadinya longsor susulan.

"Sebab berdasarkan pengamatan tim, gerakan tanah di sekitar lokasi kejadian hingga saat ini masih terjadi," katanya.

Bencana tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan, itu terjadi Sabtu (17/1) menyusul hujan deras yang terjadi wilayah itu.

Awalnya sebanyak 12 rumah dilaporkan rusak akibat bencana itu, tersebar di Dusun Paseset Timur, Dusun Sorren, dan Dusun Laok Gunung.

Jenis kerusakan meliputi dinding dan lantai rumah yang terbelah serta fondasi bangunan yang ambles akibat longsor yang dipicu curah hujan tinggi.

Selain merusak rumah warga, bencana tanah longsor itu juga menyebabkan akses jalan lintas desa tertutup dan telah dilakukan evakuasi oleh petugas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.