Indonesia Masters, Bisa Apa Pebulu Tangkis Tuan Rumah

Selasa, 20 Jan 2026, 06:23 WIB

JAKARTA - Jakarta kembali menjadi tuan rumah ajang bulu tangkis dunia. Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, mulai Selasa (20/1) hingga Minggu (25/1), menghadirkan kekuatan penuh tuan rumah dengan menurunkan 22 wakil di seluruh sektor. Ada pertanyaan besar, bisa apa para pemain Indonesia di rumah sendiri. Apakah dengan pasukan sebanyak itu ada yang bisa juara? Sebab hampir selalu gagal para pemain Indonesia di berbagai ajang.

Turnamen ini bukan hanya soal persaingan level elite, tetapi juga momentum menghidupkan kembali kebanggaan publik terhadap olahraga yang telah lama menjadi identitas bangsa. Di sektor tunggal putra, Indonesia mengandalkan empat wakil: Jonatan Christie, Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Prahdiska Bagas Shujiwo.

Ket. Foto: Sejumlah pebulu tangkis dari berbagai negara mengikuti latihan jelang Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (19/1). Turnamen BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 diikuti 274 pebulu tangkis dari 21 negara yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada 20–25 Januari 2026. — Sumber: ANTARA/Sulthony Hasanudd

Hasil undian menempatkan Jonatan menghadapi Ayush Shetty (India) di babak 32 besar. Alwi bertemu Ng Ka Long Angus (Hong Kong). Adapun Ubaidillah dan Bagas harus memulai perjuangan dari kualifikasi. Masing-masing menghadapi Kiran George (India) dan Wang Po-Wei (Taiwan).

Sektor tunggal putri hanya diwakili Putri Kusuma Wardani. Berstatus unggulan kedua, Putri dijadwalkan berjumpa Sung Shuo Yun dari Taiwan di laga pembuka. Di nomor ganda putra, empat pasangan Indonesia langsung tampil di babak 32 besar. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menantang Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh (Taiwan) Taipei).

Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani menghadapi Chia Wei Jie/Lwi Sheng Hao (Malaysia). Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana bertemu He Zhi-Wei/Huang Jui-Hsuan (Taiwan), dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menantang Eloi Adam/Leo Rossi (Prancis).

Ganda putri menjadi sektor dengan wakil terbanyak. Tujuh pasangan Indonesia tersebar di bagan utama tanpa bentrok sesama merah-putih. Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu dijadwalkan menghadapi Bao Li Jing/Li Yi Jing (Tiongkok). Sedangkan pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, hingga Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine juga langsung menghadapi lawan-lawan sulit.

Satu pasangan, Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhyifa, harus memulai dari kualifikasi. Enam wakil tersisa datang dari sektor ganda campuran, termasuk pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan duet baru Gloria Emanuelle Widjaja dengan pemain Singapura, Terry Hee Yong Kai.

Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menegaskan Indonesia Masters memiliki makna strategis.

“Indonesia Masters bukan sekadar turnamen karena bagian dari identitas bulu tangkis Indonesia. Ini juga tentang sportivitas, semangat juang, dan fair play,” ujarnya. Dia juga menekankan kekuatan atmosfer Istora sebagai energi tersendiri bagi atlet.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Achmad Budiharto. Menurutnya, Indonesia Masters 2026 dirancang sebagai perayaan bulu tangkis yang inklusif. Selain pertandingan, masyarakat dapat menikmati berbagai hiburan gratis di area luar venue. “Istora GBK adalah rumah besar bulu tangkis Indonesia. Kami ingin semua lapisan masyarakat merasakan atmosfernya,” ujar Achmad. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat di Cirebon Bantu Pemerataan Pendidikan, Anak dari Keluarga Rentan Dapat Akses Belajar dan Pembinaan Karakter

Hasil SPMB SMP Negeri Tangsel Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Cek Kelulusan Mulai Pukul 21.00 WIB di Situs Resmi

Sasar Sektor Produktif, Kredit Bank Mandiri Tumbuh 20,6 Persen, Capai Rp1.580 T per Mei 2026

Realisasi Retribusi Persampahan Baru 30 Persen, Dinas LH Semarang Minta Pelaku Usaha Taati Retribusi Sampah

Lewat Kajian Ilmiah, Pemkab Cirebon Perkuat Posisi Kesenian Topeng sebagai Ikon Budaya Daerah

Pemerintah Bantah Tuduhan 'Pintu Uang Kotor', Tegaskan Indonesia Tetap Terikat Standar FATF

Bloomberg Soroti Danantara, Aturan Baru Indonesia Dinilai Berpotensi Tarik Dana 'Bermasalah'

JAFF Market 2026 Gandeng Amar Bank, Perkuat Ekosistem dan Pembiayaan Industri Film Indonesia

Apple Resmi Naikkan Harga iPad dan MacBook Mulai 25 Juni 2026, Ini Penyebab Utamanya

Hasil OSN-K 2026 SD dan SMP Diumumkan Hari Ini, Cek Jadwal Lengkap Tahapan OSN-P

Siaga Hadapi Korea Utara, Korea Selatan Bentuk 500 Ribu 'Prajurit Drone'

Ekosistem Blockchain SHOW Token Siap Danai Lebih dari 30 Film Indonesia Sepanjang 2026

Kabel Menjuntai Telan Korban Jiwa, DPRD DKI Desak Penertiban dan Implementasi Perda Utilitas

Gandeng Gulkarmat, DPRD DKI Jakarta Latih 40 Petugas Pengelola Gedung Tangani Kebakaran

Dosen ITS Kembangkan 'Lift' Pohon Kelapa untuk Bantu Petani Panen Lebih Efisien

Harga Minyak Dunia Turun, Pertamina Diminta Segera Lakukan Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Jangan Anggap Sepele! Kesepian Bisa Mempengaruhi Kesehatan Otak, Berdampak pada Kesejahteraan Mental

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.