Resmi Dilantik, Pengurus LBIQ 2026–2028 Diminta Perkuat Nilai Spiritual Warga Jakarta

Kamis, 16 Apr 2026, 13:40 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik pengurus Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur'an periode 2026–2028 di Balairung, Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan di tengah dinamika masyarakat perkotaan.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi atas komitmen LBIQ dalam meningkatkan kapasitas keilmuan masyarakat. Ia menilai peran lembaga tersebut sangat penting dalam membentuk karakter masyarakat yang berdaya saing sekaligus berakhlak mulia.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik pengurus Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur'an periode 2026–2028 di Balairung, Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan di tengah dinamika masyarakat perkotaan. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Saya sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan karena mampu membuka jalan bagi terwujudnya masyarakat yang maju, berdaya saing, dan berakhlak mulia, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta," ujarnya.

Menurutnya, LBIQ memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi Muslim yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat. Hal ini menjadi penting di tengah tantangan kehidupan modern yang menuntut keseimbangan antara kecerdasan dan nilai-nilai spiritual.

Ia menegaskan bahwa lembaga tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membina generasi muda. Pembinaan itu mencakup kemampuan membaca, memahami, hingga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

"Sebagai bagian dari masyarakat Muslim perkotaan, kita perlu membangun generasi Qurani yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari secara harmonis," jelasnya.

Gubernur Pramono juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata. Menurutnya, pembangunan mental dan spiritual masyarakat harus berjalan seiring agar tercipta keseimbangan dalam kemajuan kota.

Penguatan karakter dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas. Dengan karakter yang kuat, masyarakat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan.

Ia berharap kepengurusan LBIQ yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Dedikasi dan kerja nyata dari para pengurus dinilai menjadi kunci dalam memastikan program-program pembinaan berjalan optimal.

Selain itu, peran LBIQ juga diharapkan mampu menjangkau lebih luas lapisan masyarakat. Dengan demikian, manfaat pembinaan keagamaan tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, tetapi juga seluruh warga Jakarta.

"Sekali lagi, saya mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada seluruh jajaran yang telah dilantik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kemudahan bagi kita semua dalam mewujudkan masyarakat yang aman, nyaman, damai, dan sejahtera," pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam membangun manusia secara utuh. Tidak hanya maju secara ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga kuat dalam nilai spiritual dan moral.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.