Laga Berat Menanti Lima Wakil Indonesia di Babak Pertama Thailand Open
Selasa, 12 Mei 2026, 06:15 WIBJAKARTA - Langkah para pebulu tangkis Indonesia di ajang Thailand Open 2026 dipastikan tidak akan mudah. Baru memasuki babak 32 besar, lima wakil Indonesia sudah harus berhadapan dengan pemain unggulan dunia dalam turnamen level Super 500 yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, 12â17 Mei. Situasi itu membuat peluang Indonesia diuji sejak laga pertama, sebab kekalahan berarti pulang lebih cepat.
Sorotan utama tertuju kepada Anthony Sinisuka Ginting yang kembali menghadapi rival lamanya, Shi Yu Qi, unggulan pertama sekaligus tunggal putra nomor satu dunia. Duel keduanya menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di putaran pembuka.
Anthony Ginting dan Shi Yu Qi merupakan pemain seangkatan yang sama-sama lahir pada 1996. Sebelum dihantam cedera, Anthony Ginting pernah bersaing di papan atas ranking dunia bersama pebulu tangkis asal Tiongkok tersebut. Kini situasinya berubah. Anthony Ginting berada di peringkat 46 dunia, sedangkan Shi Yu Qi memimpin ranking BWF.
Secara rekor pertemuan, Shi Yu Qi unggul telak dengan sembilan kemenangan dari 12 laga. Namun, Anthony Ginting memiliki modal positif setelah memukul lawannya itu pada China Open 2024 lewat kemenangan dua gim langsung 21-11 dan 21-8.
Tantangan berat juga menanti pasangan baru ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Putra Erwiansyah. Debut mereka di Thailand Open langsung menghadapkan keduanya dengan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan.
Dari sektor ganda putri, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine justru membawa modal meyakinkan saat menghadapi unggulan ketujuh asal Malaysia, Ong Xin Yee/Carmen Ting. Dari enam pertemuan, pasangan Indonesia mengoleksi empat kemenangan, termasuk saat menjuarai Guwahati Masters 2025.
Ujian lain datang dari sektor ganda campuran. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil akan menghadapi unggulan pertama tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran. Rekor pertemuan masih imbang 1-1, tetapi pasangan Indonesia sempat mencuri kemenangan di Hong Kong Open 2025.
Sementara itu, pasangan nonpelatnas Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti langsung ditantang unggulan ketiga asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet.
Di tengah beratnya undian, Indonesia juga membawa harapan baru lewat pemain tunggal putra Moh. Zaki Ubaidillah. Pemain asal Sampang, Madura, itu kembali dipercaya tampil setelah memperkuat tim Thomas Indonesia di Denmark.
Ubed, sapaan akrabnya, menegaskan dirinya telah menjalani persiapan intensif sepulang dari Thomas Cup. Ia fokus memulihkan kondisi fisik sekaligus mematangkan strategi agar mampu bersaing di Bangkok.
Thailand Open kali ini diprediksi berlangsung sengit karena banyak pemain elite dunia kembali turun bertanding selepas Thomas dan Uber Cup. Bagi Indonesia, turnamen ini bukan sekadar perebutan gelar, melainkan momentum mengukur kesiapan para pemain menghadapi ketatnya persaingan BWF musim 2026.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ini Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Tol Jagorawi Arah Jakarta ke Bogor, Nihil Korban
-
Lagu Baru Armada “Semalam” Hadirkan Sang Gitaris Jadi Vokal Utama
-
Hijab Fest Ramaikan Pasar Tanah Abang
-
Mulai 12 Maret Blok M-Bandara Soekarno Hatta Dilayani Transjabodetabek
-
Gerakan Pangan Murah Hadir di Kota Palu
-
Resmi Dilantik, Pengurus LBIQ 2026–2028 Diminta Perkuat Nilai Spiritual Warga Jakarta
-
Mudik Tenang, Azko Hadirkan Solusi Keamanan Rumah Terintegrasi melalui Aplikasi Sync
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.