Wanda Sunda Jadi Panggung Kolaborasi, Budaya Sunda Bangkit di Bandung
Minggu, 18 Jan 2026, 16:44 WIBBANDUNG -Â Pergelaran seni Wanda Sunda yang digelar Imah Seni Parahyangan mendapat apresiasi dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat. Ajang ini dinilai menjadi ruang kolaborasi seni lintas generasi sekaligus upaya nyata menjaga keberlanjutan budaya Sunda.
Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan dalam keterangannya di Bandung, Minggu, menyampaikan bahwa pergelaran tersebut menunjukkan peran penting kolaborasi antara komunitas dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan seni budaya daerah.
âSaya menyaksikan langsung pertunjukan yang sangat menarik dan sarat nilai pelestarian budaya Sunda. Ini merupakan upaya kolaborasi yang positif, dan kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,â ujarnya.
Ia menilai kegiatan yang juga melibatkan Alumni SMAN 1 hingga 6 di Kota Bandung tersebut tidak hanya menghadirkan karya seni tradisi, tetapi juga mempertemukan pelaku seni lintas generasi dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.
Dirinya menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan karya seni tradisi, tetapi juga mempertemukan pelaku seni lintas generasi dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.
Melalui pergelaran Wanda Sunda, ia percaya bahwa kolaborasi antara komunitas seni, alumni, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna membangun ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan di Jawa Barat.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Pergelaran Seni Wanda Sunda, Rita Ratna Sumirat, mengatakan pergelaran tersebut menjadi perjalanan budaya yang mengajak penonton menyusuri kekayaan seni dan nilai-nilai luhur Tatar Parahyangan.
âPergelaran ini kami rancang sebagai ruang ekspresi dan refleksi budaya Sunda yang tumbuh di masyarakat Parahyangan,â katanya.
Ia menjelaskan Wanda Sunda merupakan persembahan seni tradisi yang menghadirkan ragam ekspresi budaya Sunda melalui pertunjukan tari, musik, dan unsur seni tradisional lainnya yang merepresentasikan karakter, filosofi, serta kearifan lokal masyarakat.
Menurut dia, Imah Seni Parahyangan menjadi ruang berkumpul para pegiat seni, seniman, dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap seni, sekaligus menjadi wadah kolaborasi, apresiasi, dan dialog budaya lintas generasi.
- bandung
- wanda sunda
- budaya sunda
- disparbud jabar
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Program Makan Bergizi Gratis di Cirebon Diawasi Ketat, Demi Masa Depan Anak-Anak
-
Shibuya International Cat Show di Bandung
-
Okupansi hotel di Kota Bandung saat libur Lebaran
-
Aksi kirim surat massal ke KPK terkait Bupati Pati
-
BMKG: Jakarta Bakal Diguyur Hujan Malam Ini
-
Sambut Natal, Diaspora di Swiss-Liechtenstein Galang Dana bagi Korban Bencana Sumatera
-
Mengerikan Filipina Perlu Bantuan Darurat, 2,8 Juta Warga Jadi Korban Topan. Ditemukan 26 Meninggal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.