Program Makan Bergizi Gratis di Cirebon Diawasi Ketat, Demi Masa Depan Anak-Anak

Minggu, 28 Sep 2025, 21:02 WIB

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak benar-benar terjamin dari sisi gizi, kebersihan, dan kesehatan.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam keterangannya di Cirebon, Minggu, menegaskan pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian makanan di sekolah.

Ket. Foto: Wali Kota Cirebon Effendi Edo saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman

“Setiap makanan dalam program MBG harus bergizi, segar, bersih, dan sehat. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” katanya.

Ia menjelaskan, pengawasan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya. Mereka ditugaskan untuk mengawasi dapur MBG agar seluruh standar yang ditetapkan pemerintah terpenuhi dengan baik.

Saat ini, lanjut Edo, terdapat empat dapur di Kota Cirebon yang sudah beroperasi membantu pelaksanaan program MBG. Keberadaan dapur-dapur ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah karena menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut berperan dalam penyelenggaraan dapur MBG sebagai mitra pemerintah,” ujarnya.

Selain memperhatikan kualitas bahan makanan, Edo menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dapur. Fasilitas dapur, kata dia, harus tetap bersih, layak, dan sesuai standar agar makanan yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi anak-anak.

Menurutnya, dapur MBG yang saat ini telah beroperasi bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Kota Cirebon berharap inisiatif ini dapat menginspirasi wilayah lain untuk membentuk dapur serupa dengan standar higienitas dan gizi yang tinggi.

“Nama baik Kota Cirebon harus tetap terjaga sekaligus memastikan anak-anak memperoleh nutrisi seimbang,” tegasnya.

Edo juga memastikan, dengan pengawasan ketat dan standar yang terukur, program MBG dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan anak-anak sekolah. Tidak hanya dari segi kandungan gizi, tetapi juga kualitas lingkungan tempat pengolahan makanan.

“Selain kualitas gizi, kebersihan dapur juga menjadi perhatian serius. Lingkungan dapur harus selalu terjaga agar mutu makanan tetap baik dan aman,” tutupnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.