Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Nataru, Banten Diserbu 700 Ribu Wisatawan

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Nataru, Banten Diserbu 700 Ribu Wisatawan Doc: ANTARA/ Desi Purnama Sari
Ket. Wisatawan bermain air di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

SERANG – Banten masih jadi salah satu daerah yang kerap dilirik wisatawan untuk berlibur. Meski bukan selalu yang paling ramai dibicarakan, pesona alam dan ragam destinasi di provinsi ini tetap punya daya tarik tersendiri.

Dari pantai, pegunungan, hingga wisata budaya, Banten menawarkan pilihan yang pas untuk liburan singkat maupun perjalanan santai.

Kawasan pesisir seperti Anyer, Carita, hingga Tanjung Lesung masih menjadi favorit, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Sementara itu, wisata alam di pedalaman—mulai dari air terjun hingga kawasan adat Badui—terus menarik pengunjung yang ingin suasana lebih tenang dan dekat dengan alam.

Tak hanya alam, wisata religi dan sejarah juga ikut memberi warna. Masjid Agung Banten Lama dan kawasan sekitarnya tetap ramai didatangi peziarah dari berbagai daerah.

Perpaduan wisata alam, budaya, dan sejarah inilah yang membuat Banten tetap relevan di mata wisatawan.

Dengan akses yang relatif dekat dari Jakarta dan sekitarnya, Banten kerap jadi pilihan “kabur sebentar” dari hiruk pikuk kota. Sederhana, mudah dijangkau, dan beragam—itulah alasan mengapa Banten sampai sekarang masih diminati wisatawan.

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Banten selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai hampir 700 ribu orang, atau mengalami tren peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

"Pada tahun lalu, tercatat ada sekitar 250 ribu pengunjung saat Natal dan tahun baru di seluruh Provinsi Banten," kata Kepala Dispar Provinsi Banten Eli Susiyanti di Serang, Jumat (16/1).

Ia mengatakan peningkatan ini tidak terlepas dari upaya pengamanan dan kenyamanan yang dilakukan bersama Balawista (Badan Penyelamat Wisata Tirta).

"Kami menerjunkan 100 orang personel Balawista bersertifikat di 49 titik dan 150 relawan untuk menjaga aktivitas wisata. Alhamdulillah tren kunjungan meningkat hampir mencapai 700 ribu," ujarnya.

Eli menjelaskan bahwa objek wisata pantai masih menjadi magnet utama dengan kontribusi mencapai 46 persen dari total seluruh destinasi wisata di Banten.

Terkait mitigasi bencana dan cuaca ekstrem, Eli menjelaskan pihaknya memiliki grup koordinasi siaga wisata yang melibatkan petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kepolisian, dan instansi terkait untuk memantau pergerakan cuaca secara real-time.

Selain fokus pada keamanan, Eli menegaskan pihaknya kini memprioritaskan tiga hal utama, yakni branding, promosi, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.