Telapak Kaki Anda Terus Terasa Pegal? Waspada! Jangan Diabaikan, Ini Penyebab dan Solusinya
📅 Jumat, 16 Jan 2026, 06:10 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara
JAKARTA - Pegal dan nyeri di telapak kaki sering dianggap biasa karena biasanya muncul setelah banyak bergerak dan kadang hilang sendiri. Makanya nggak sedikit orang cuma cuek dan menunggu rasa sakit pergi.
Padahal, kalau rasa nyerinya sering muncul atau makin parah, ini bisa jadi tanda ada masalah kesehatan yang perlu diperhatikan lebih serius.
Penyebab telapak kaki pegal dan sakit
Biasanya, rasa sakit di kaki muncul karena kelelahan, terlalu lama berdiri, olahraga berlebihan, atau pakai sepatu yang nggak nyaman. Tapi kadang, nyeri juga bisa datang dari masalah otot, tulang, kulit, atau saraf. Beberapa penyebab medis yang umum antara lain:
1. Kapalan
Sebaiknya Anda baca juga:
Kulit menebal akibat gesekan terus-menerus. Meski berfungsi sebagai pelindung, kapalan bisa bikin kaki sakit saat menopang berat badan.
2. Metatarsalgia
Peradangan pada bantalan telapak kaki bagian depan akibat tekanan berulang. Gejalanya nyeri menusuk, terbakar, kesemutan, atau mati rasa, terutama saat berdiri dan jalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Asam urat
Radang sendi karena kristal asam urat yang menumpuk. Biasanya jempol kaki yang kena dulu, tapi nyerinya bisa menjalar ke telapak kaki dan pergelangan. Serangan datang tiba-tiba dengan nyeri hebat, bengkak, dan kulit panas.
4. Rheumatoid arthritis (Rematik)
Penyakit autoimun yang bikin sendi meradang, termasuk di telapak kaki. Gejalanya nyeri, bengkak, dan kaku yang ganggu saat jalan.
5. Neuropati perifer
Kerusakan saraf tepi yang bikin kaki kesemutan, nyeri, mati rasa, bahkan otot melemah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!