- Home
-
- Megapolitan
-
- Skema Rekayasa Lalu Lintas...
Skema Rekayasa Lalu Lintas TB Simatupang-Fatmawati dari Januari hingga April 2026
Jumat, 16 Jan 2026, 16:35 WIBJAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan TB Simatupang hingga Fatmawati, Jakarta Selatan, mulai 16 Januari sampai 16 April 2026. Rekayasa ini dilakukan untuk mendukung pekerjaan pemasangan pipa air bersih PAM Jaya agar arus kendaraan tetap terkendali selama proyek berlangsung.
Rekayasa lalu lintas diterapkan di ruas Jalan R.A. Kartini sisi utara hingga Jalan R.S. Fatmawati dengan pengaturan jalur sementara. Dishub DKI menegaskan pengaturan ini bersifat temporer dan difokuskan pada keselamatan serta kelancaran pengguna jalan.
Secara umum, ruas terdampak berada di Jalan TB Simatupang sisi utara arah Pondok Indah menuju Fatmawati. Titik pengaturan dimulai dari lampu merah Pondok Indah TB Simatupang hingga lampu merah Fatmawati TB Simatupang.
Lokasi pekerjaan mencakup area di depan gedung PT Aplikanusa Lintasarta hingga kawasan Citytrans Fatmawati. Pada titik-titik tersebut, arus kendaraan akan diarahkan mengikuti rambu dan petunjuk petugas di lapangan.
Dishub DKI mengatur waktu pekerjaan dengan skema berbeda antara hari kerja dan akhir pekan. Pengaturan ini dilakukan untuk meminimalkan dampak kemacetan pada jam sibuk.
Pada hari Senin hingga Jumat, pekerjaan dilakukan pada malam hari pukul 22.00 hingga 04.00 WIB. Dengan pola ini, ruas jalan ditargetkan sudah bisa dilalui kendaraan pada pagi hari tanpa pagar proyek atau penutupan galian.
Sementara itu, pada Sabtu dan Minggu, pekerjaan dilakukan selama 24 jam penuh. Meski demikian, Dishub memastikan ruas jalan kembali dapat dilintasi normal pada Senin pagi tanpa hambatan fisik.
Selama rekayasa lalu lintas berlangsung, pengendara diimbau untuk menyesuaikan kecepatan dan mengikuti marka serta rambu sementara. Petugas akan disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan dan membantu pengguna jalan.
Dishub DKI juga mengingatkan pengendara agar mengantisipasi potensi kepadatan, terutama pada akhir pekan. Pengguna jalan disarankan mempertimbangkan rute alternatif di sekitar kawasan TB Simatupang dan Fatmawati.
Rekayasa lalu lintas ini dirancang agar pekerjaan pipa air bersih dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengganggu mobilitas warga secara berlebihan. Dishub menekankan bahwa seluruh pengaturan akan dievaluasi secara berkala sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
Total durasi rekayasa lalu lintas direncanakan berlangsung selama tiga bulan penuh hingga 16 April 2026. Setelah pekerjaan selesai, arus lalu lintas di kawasan tersebut akan dikembalikan ke pola normal.
- Rekayasa Lalu Lintas
- TB Simatupang
- PAM Jaya
- Dishub DKI Jakarta
- Lalu Lintas Jakarta
- Macet TB Simatupang
- kemacetan TB Simatupang
- Galian Jalan
- Jalan Fatmawati
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Dishub DKI Sebut Pembukaan Jalan Lenteng Agung Dilakukan Bertahap Imbas Jalan Amblas
-
Tikam Turo, Tradisi Unik dan Sakral dari Larantuka
-
Laksdya TNI Edwin Dilantik sebagai Wakasal
-
Menteri Ekraf Optimistis Film Indonesia Bisa Mendunia
-
PAM Jaya Beri Toren Gratis untuk Warga DKI Jakarta
-
Gunung Semeru Alami 16 Kali Gempa Letusan Selama Enam Jam Terakhir
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.