PM Jepang akan Bubarkan Parlemen untuk Gelar Pemilu Sela

Kamis, 15 Jan 2026, 02:10 WIB

TOKYO - Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, bermaksud untuk membubarkan majelis rendah agar bisa mengadakan pemilihan umum sela segera setelah sesi parlemen tahunan dimulai pekan depan. Hal itu dikatakan sekretaris jenderal partai yang berkuasa dan ketua bersama mitra koalisi juniornya pada Rabu (14/1).

"Saya diberitahu oleh PM Takaichi bahwa beliau akan membubarkan majelis rendah pada tahap awal sesi parlemen biasa," kata Hirofumi Yoshimura, salah satu pemimpin Partai Inovasi Jepang kepada wartawan.

Ket. Foto: Sanae Takaichi — Sumber: AFP/EUGENE HOSHIKO

Yoshimura menambahkan bahwa ia diberitahu oleh Takaichi bahwa ia berencana mengadakan konferensi pers pada Senin (19/1) mendatang untuk menjelaskan lebih lanjut tentang keputusannya.

Takaichi diangkat sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang pada Oktober lalu dan kabinetnya menikmati tingkat persetujuan sekitar 70 persen. Namun blok penguasaannya hanya memiliki mayoritas tipis di majelis rendah parlemen yang berpengaruh, sehingga menghambat kemampuannya untuk mendorong agenda kebijakan ambisiusnya.

Jika PM Takaichi membubarkan majelis rendah pada 23 Januari, yang merupakan awal sesi parlemen reguler, maka tanggal pemilihan yang paling mungkin adalah 8 Februari, menurut berbagai laporan media.

Dengan mempersingkat periode antara pembubaran parlemen dan pemilihan umum, PM Takaichi berharap dapat membatasi dampak pemilihan umum terhadap perdebatan parlemen mengenai RUU anggaran untuk tahun fiskal mendatang, demikian menurut surat kabar Yomiuri. SB/AFP/I-1

  • japanese yen
  • sanae takaichi
  • tokyo

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.