Mata Uang Rial Iran Terpuruk ke Titik Terendah Sepanjang Sejarah
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 17:49 WIB | Oleh: Tim RedaksiEkspor minyak tetap menjadi sumber utama devisa negara. Namun, pendapatan berfluktuasi seiring dengan harga global dan diskon yang diterapkan pada minyak mentah Iran yang dijual melalui saluran non-tradisional.
Harga minyak mentah Brent rata-rata sekitar $60 per barel tahun lalu, jauh di bawah level yang menurut para ekonom dibutuhkan Iran untuk menyeimbangkan anggarannya. Penerimaan yang lebih rendah membatasi kemampuan pemerintah untuk melakukan intervensi di pasar mata uang atau meningkatkan impor yang dapat membantu mengurangi kekurangan domestik.
Tanpa peningkatan pendapatan ekspor atau arus masuk alternatif, pasokan mata uang asing diperkirakan akan tetap ketat.
Hambatan bagi Stabilitas
Sebaiknya Anda baca juga:
Di luar faktor jangka pendek, para analis menunjuk pada masalah struktural mendalam yang mengaburkan prospek rial dalam jangka menengah. Industri yang didominasi negara, investasi asing yang terbatas, infrastruktur yang menua, dan kekurangan air kronis telah membebani produktivitas dan ekspor non-minyak. Sektor manufaktur dan pertanian kesulitan menghasilkan devisa yang dibutuhkan untuk mendiversifikasi pemasukan.
Rezim nilai tukar itu sendiri menambah kompleksitas. Iran menerapkan sistem bertingkat, dengan nilai tukar bersubsidi untuk impor penting tertentu di samping pasar terbuka.
Meskipun dirancang untuk melindungi konsumen, para ekonom mengatakan sistem ini mendistorsi harga, mendorong arbitrase, dan melemahkan kepercayaan terhadap suku bunga resmi. Bisnis sering kali mengandalkan pasar terbuka sebagai sinyal nilai yang sebenarnya, sehingga memperkuat volatilitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereformasi struktur ini akan menjadi hal yang sensitif secara politik dan sosial, namun tanpa perubahan, kesenjangan antara harga resmi dan harga pasar kemungkinan akan tetap ada. GulfNews/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!