Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kali Krukut Segmen Prapanca-Tendean pada 2026 Fokus Akan Dinormalisasi Atasi Banjir

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 18:17 WIB | Oleh:
Kali Krukut Segmen Prapanca-Tendean pada 2026 Fokus Akan Dinormalisasi Atasi Banjir Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.
Ket. Kondisi Kali Krukut, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/11).

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) fokus pada normalisasi Kali Krukut segmen Jalan Prapanca (Kondominium Kintamani) hingga Tendean pada 2026 sebagai bagian dari upaya penanganan banjir.

"Pak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mengarahkan melakukan normalisasi Kali Krukut zona dari belakang Kintamani sampai Tendean," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar kepada wartawan di Petogogan Jakarta, Selasa (13/1).

Anwar mengatakan upaya ini bertujuan untuk mengatasi banjir langganan di Kemang, Petogogan dan sekitarnya dengan memperlancar aliran air Kali Krukut.

Kemudian, rencananya pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di sekitaran Kali Krukut untuk dipindahkan atau relokasi ke rusun.

"Kita upayakan nanti tanggal 20 kita sosialisasikan, sebagian warga akan dipindahkan atau akan dibebaskan," ucapnya.

Sementara, Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo menambahkan pihaknya sudah mengusulkan pembebasan lahan di Kali Krukut segmen dari Jalan Prapanca (Kintamani) sampai Jalan Tendean.

"Mudah-mudahan setelah Ciliwung selesai pembenahan, akan berlanjut ke Krukut. Sehingga, nantinya di lingkungan warga di Jakarta Selatan yang dilintasi Kali Krukut tidak terdampak genangan lagi," ucap Santo.

Hingga kini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan masih menyiapkan kajian yang diharapkan warga setuju terhadap program normalisasi kali tersebut.

Normalisasi Kali Krukut akan dilakukan sepanjang 1,3 kilometer pada 2026 guna meminimalkan risiko banjir di kawasan padat penduduk tersebut.

Proyek ini mencakup area terdampak seluas 1,52 hektare dengan kebutuhan pembebasan 65 bidang tanah, sebagai bagian dari upaya penataan sistem drainase dan pengendalian banjir di Jakarta Selatan.

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta memprakirakan normalisasi Kali Krukut, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menelan biaya sekitar 344 miliar rupiah untuk pembebasan lahan.

Penanganan Kali Krukut akan dilakukan bersamaan dengan normalisasi Kali Mampang yang bermuara di belakang Museum Satria Mandala.

Kedua aliran sungai itu menjadi fokus utama dalam upaya pengendalian banjir di Jakarta Selatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.