Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Coppa Italia: Roma vs Torino, Adu Ambisi Menuju Perempat Final

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 09:06 WIB | Oleh:
Coppa Italia: Roma vs Torino, Adu Ambisi Menuju Perempat Final Doc: AFP
Ket. Ilustrasi pertandingan AS Roma vs Torino.

ROMA — AS Roma dan Torino saling berhadapan pada babak 16 besar Coppa Italia yang digelar Rabu (14/1) dini hari WIB. Kedua tim berebut satu tempat di perempat final, dengan Inter Milan sudah menanti sebagai calon lawan pada fase berikutnya bulan depan.

Berbeda dengan Torino yang telah melewati dua babak kualifikasi, Roma baru akan memulai kiprahnya di Coppa Italia musim ini. Status unggulan membuat Giallorossi langsung lolos ke babak 16 besar, namun tekanan tetap besar mengingat puasa gelar yang sudah berlangsung hampir dua dekade.

Terakhir kali Roma mengangkat trofi Coppa Italia terjadi hampir 18 tahun lalu, dan sejak 2017 klub ibu kota itu bahkan belum pernah melangkah lebih jauh dari perempat final. Meski menjadi salah satu tim yang paling sering mencapai semifinal, hanya kalah dari duo Milan dan Juventus, performa Roma di ajang piala domestik dalam beberapa musim terakhir dinilai belum sepadan dengan reputasi mereka di Eropa, di mana dua final UEFA berhasil diraih.

Musim lalu, Roma terhenti di perempat final usai disingkirkan AC Milan. Kini, dengan Gian Piero Gasperini, pelatih juara Liga Europa, sebagai nahkoda baru, ambisi untuk melangkah lebih jauh kembali digaungkan.

Modal Roma cukup menjanjikan. Mereka baru saja meraih dua kemenangan beruntun di Serie A untuk pertama kalinya sejak November, masing-masing dengan skor identik 2-0 atas Lecce dan Sassuolo. Dalam laga terakhir, Matias Soulé menjadi aktor kunci dengan assist untuk sundulan pembuka Manu Koné, sebelum mencatatkan namanya di papan skor beberapa menit berselang. Kemenangan tersebut sempat membawa Roma naik ke posisi ketiga klasemen, meski telah memainkan lebih banyak laga dibanding rival-rival terdekat.

Catatan tanpa kebobolan yang kembali diraih mempertegas kebangkitan Roma, yang kini tetap berada di jalur perebutan tiket Liga Champions, sembari masih menjaga peluang meraih trofi di Liga Europa dan Coppa Italia.

Namun, Torino datang ke Stadio Olimpico dengan kenangan manis. Pada September lalu, gol babak kedua Giovanni Simeone membawa Il Toro meraih kemenangan tandang langka atas Roma di ajang liga. Meski demikian, konsistensi menjadi masalah bagi pasukan Marco Baroni sejak saat itu.

Torino kini tertahan di papan tengah klasemen Serie A setelah menelan dua kekalahan beruntun. Usai kalah 1-2 dari Udinese, mereka kembali tumbang 0-2 saat bertandang ke markas Atalanta. Setelah kebobolan lebih dulu lewat situasi bola mati, Simeone gagal memaksimalkan peluang emas penyama kedudukan sebelum Torino dihukum lewat serangan balik di menit-menit akhir.

Kebobolan 32 gol dari 20 laga Serie A mencerminkan rapuhnya lini belakang Torino di bawah Baroni, yang masa jabatannya dimulai dengan kemenangan di ajang piala pada Agustus lalu. Setelah tersingkir dini oleh Empoli musim lalu, Torino, lima kali juara Coppa Italia, musim ini menyingkirkan Modena dan Pisa dengan skor identik 1-0 di dua babak awal.

Kini, setelah jeda beberapa bulan, Torino kembali ke panggung Coppa Italia, menghadapi Roma untuk pertama dari dua pertemuan dalam rentang lima hari, termasuk duel liga akhir pekan nanti di Turin.

Kedua pelatih diperkirakan akan melakukan rotasi pemain, mengingat pentingnya laga Serie A mendatang. Gasperini bisa kembali menurunkan Bryan Cristante setelah sang gelandang menjalani skorsing satu pertandingan. Namun, Roma masih dilanda badai cedera.

Artem Dovbyk, Leon Bailey, dan Lorenzo Pellegrini dipastikan absen, sementara gelandang Maroko Neil El Aynaoui tengah membela negaranya di Piala Afrika. Bek Pantai Gading Evan Ndicka telah kembali dari AFCON, tetapi belum tentu langsung dimainkan. Kondisi Evan Ferguson, yang ditarik keluar karena cedera saat melawan Sassuolo, juga masih menjadi tanda tanya.

Di kubu Torino, persaingan di lini depan juga terbuka. Simeone, Alieu Njie, dan Che Adams, yang semuanya memulai laga dari bangku cadangan akhir pekan lalu, berpeluang menggantikan Duvan Zapata dan Cyril Ngonge. Baroni sendiri dipastikan kehilangan Ivan Ilic, Marcus Pedersen, dan Perr Schuurs, sementara Adam Masina masih bersama timnas Maroko. Kabar baiknya, Cesare Casadei, pencetak gol penentu di babak kedua melawan Pisa, siap tampil usai menjalani hukuman larangan bermain.

Perkiraan Susunan Pemain

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.