Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Serang: 1.296 Jiwa Terdampak Banjir dan Cuaca Ekstrem di Kota Serang

📅 Senin, 12 Jan 2026, 12:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Serang: 1.296 Jiwa Terdampak Banjir dan Cuaca Ekstrem di Kota Serang Doc: ANTARA
Ket. Warga melihat kondisi banjir di Perumahan Parumasan Indah, Taktakan, Kota Serang, Banten, Senin (12/1/2026).

SERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Provinsi Banten, mencatat sebanyak 1.296 jiwa dari 400 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, di Kota Serang, Senin (12/1), mengatakan berdasarkan laporan sementara hingga pukul 02.46 WIB, tercatat 485 unit rumah terendam banjir dan 50 jiwa terpaksa mengungsi.  

"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang menyebabkan banjir di sembilan titik kejadian, serta cuaca ekstrem yang mengakibatkan pohon tumbang dan rumah roboh," ujar Diat.

Banjir terparah tercatat di Kecamatan Curug, tepatnya di Lingkungan Pulo, Kelurahan Cipete, dengan ketinggian air mencapai 105 cm. Selain itu, banjir juga merendam wilayah Kecamatan Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, dan Walantaka dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 80 cm.

Di Kecamatan Cipocok Jaya, banjir turut merendam satu fasilitas umum yakni Pondok Pesantren Riyadul Barokah.

Diat menjelaskan, selain banjir, cuaca ekstrem juga menyebabkan pohon tumbang di empat lokasi yang sempat menutup akses jalan dan menimpa rumah warga. Kejadian pohon tumbang tersebar di Kecamatan Kasemen, Taktakan, Serang, dan Curug.

Sementara itu, tercatat lima unit rumah mengalami kerusakan (roboh) pada bagian atap maupun dapur akibat cuaca buruk yang terjadi sejak Minggu (11/1) hingga Senin dini hari. Kerusakan rumah warga dilaporkan terjadi di Kecamatan Kasemen, Taktakan, Walantaka, dan Cipocok Jaya.

"Kami telah menurunkan personel dan peralatan untuk mengevakuasi korban terdampak banjir, menangani pohon tumbang, serta melakukan asesmen terhadap rumah yang roboh," kata Diat menambahkan.

BPBD Kota Serang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana dan pengguna jalan yang melintas di area rawan pohon tumbang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.