Barcelona Taklukkan Real Madrid 3-2, Pertahankan Piala Super Spanyol dalam Final Dramatis
📅 Senin, 12 Jan 2026, 07:29 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
JEDDAH, ARAB SAUDI — Barcelona sukses mempertahankan gelar Piala Super Spanyol usai menundukkan Real Madrid dengan skor tipis 3-2 dalam laga El Clasico yang berlangsung sengit, Senin (12/1) dini hari WIB di Jeddah. Kemenangan ini menegaskan dominasi Blaugrana dengan torehan gelar ke-16 mereka di ajang tersebut.
Raphinha tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol krusial, sementara satu gol Barcelona lainnya disumbangkan Robert Lewandowski. Kemenangan ini diraih meski Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Frenkie de Jong diganjar kartu merah pada menit-menit akhir akibat pelanggaran keras terhadap Kylian Mbappe.
Mbappe baru bisa tampil sebagai pemain pengganti di fase akhir pertandingan karena masih dalam pemulihan cedera lutut. Kekalahan ini pun berpotensi memunculkan tanda tanya soal masa depan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, yang belum juga mempersembahkan trofi sejak menangani Los Blancos.
Barcelona membuka keunggulan lewat Raphinha, namun Real Madrid segera merespons. Vinicius Junior menyamakan kedudukan melalui aksi individu brilian yang memanaskan suasana laga dan memicu tempo tinggi hingga jeda babak pertama.
Lewandowski kemudian membawa Barcelona kembali unggul lewat penyelesaian cerdik, tetapi Madrid kembali menyamakan skor di masa tambahan waktu babak pertama. Gonzalo Garcia mencetak gol setelah memanfaatkan bola pantul dari mistar gawang, membuat skor imbang 2-2 saat turun minum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penentuan juara terjadi pada menit ke-73. Tembakan Raphinha dari luar kotak penalti berbelok arah setelah mengenai Raul Asencio, mengecoh Thibaut Courtois dan memastikan Barcelona unggul 3-2. Gol tersebut mengantarkan Barcelona meraih trofi keempat di era kepelatihan Hansi Flick.
Bagi Alonso, kekalahan ini mengakhiri laju lima kemenangan beruntun Madrid di semua kompetisi. Ia masih harus menunggu trofi perdana sejak ditunjuk sebagai pelatih pada bulan Juni lalu.
“Kami sangat senang, ini trofi lain. Melawan Madrid selalu pertandingan besar,” ujar Lewandowski kepada Movistar. “Kami bermain baik di babak pertama dan kedua. Kami ingin mencetak lebih banyak gol, tapi kemenangan adalah yang terpenting.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Flick kembali menunjukkan sentuhan taktisnya dengan memilih Lewandowski sebagai ujung tombak dan mengembalikan Lamine Yamal ke sisi kanan. Barcelona mendominasi penguasaan bola sejak awal, sementara Madrid memilih bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Vinicius.
Setelah babak kedua berjalan lebih tenang dengan peluang terbatas, Alonso memasukkan Mbappe pada 15 menit terakhir untuk mencari gol penyeimbang. Namun, meski unggul jumlah pemain usai kartu merah De Jong, Madrid gagal memaksimalkan situasi. Peluang terbaik justru dimiliki Barcelona lewat Marcus Rashford yang melebar saat berhadapan dengan kiper.
Di detik-detik akhir, Asencio hampir menyelamatkan Madrid, tetapi sundulannya tepat mengarah ke penjaga gawang Joan Garcia.
Menariknya, empat juara terakhir Piala Super Spanyol selalu melanjutkan sukses dengan menjuarai La Liga. Barcelona kini berharap kemenangan di Jeddah menjadi pijakan awal untuk kembali berjaya di kompetisi domestik musim ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!