Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Preservasi Jalan Ruas Sp. Blusuh–Sendawar di Kaltim, Kementerian PU Pastikan Penanganan Berkelanjutan Lintas Sektor

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 21:32 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Preservasi Jalan Ruas Sp. Blusuh–Sendawar di Kaltim, Kementerian PU Pastikan Penanganan Berkelanjutan Lintas Sektor Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui terus berkomitmen menjaga kemantapan jaringan jalan nasional guna mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui kegiatan preservasi jalan pada Ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus berkomitmen menjaga kemantapan jaringan jalan nasional guna mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui kegiatan preservasi jalan pada Ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

“Ruas Sp. Blusuh–Sendawar merupakan salah satu akses penghubung antawilayah yang penting bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Oleh karena itu, Kementerian PU memastikan penanganan terus dilakukan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan agar jalan tetap laik fungsi,” kata Menteri PU Dody Hanggodo. 

Kegiatan preservasi ini dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract (MYC) pada tahun anggaran 2025-2027. Lingkup pekerjaan utamanya meliputi pemeliharaan rutin jalan sepanjang 15,94 km, pemeliharaan rutin kondisi sepanjang 24,36 km, rehabilitasi minor jalan sepanjang 2,44 km, rehabilitasi mayor jalan sepanjang 17,21 km, rekonstruksi jalan sepanjang 4,05 km, pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 291,2 m, dan pemeliharaan berkala jembatan sepanjang 234,6 m.  

Sebelum dimulainya pekerjaan preservasi ini, kondisi jalan pada ruas ini telah mengalami kerusakan di beberapa titik. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, kerusakan disebabkan oleh tingginya intensitas kendaraan over dimension over loading (ODOL) yang tidak terkendali. 

Kepala BBPJN Kalimantan Timur Yudi Hardiana menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor seiring dengan pekerjaan preservasi jalan ini. 

“Kami sejak awal selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam penanganan ruas ini. Selain perbaikan fisik jalan, kami juga mendorong pengendalian kendaraan ODOL yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi agar kerusakan tidak terulang, BBPJN Kalimantan Timur juga telah meminta dukungan Polri dan instansi perhubungan untuk memperkuat pengawasan dan penertiban truk ODOL, terutama setelah penanganan ruas jalan selesai dilaksanakan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.