Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Semarang Dorong UMKM Terapkan Praktik Ramah Lingkungan

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang Dorong UMKM Terapkan Praktik Ramah Lingkungan Doc: Antara
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat meninjau Kampung Mangut, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Minggu (11/1).

Semarang - Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus mendorong sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar berkembang, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Minggu (11/1), mencontohkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kampung Mangut, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.

Kampung Mangut Bandarharjo dikenal sebagai sentra produksi mangut, salah satu kuliner khas Kota Semarang, dengan aktivitas pengolahan ikan yang dilakukan setiap hari oleh warga.

Untuk mengantisipasi dampak limbah cair hasil produksi, kata dia, Pemkot Semarang membangun IPAL komunal yang berfungsi mengolah limbah sebelum dibuang ke saluran lingkungan.

Ia juga menyempatkan meninjau dan berdialog langsung dengan warga Kampung Mangut dan para pelaku UMKM di kawasan tersebut.

Menurut dia, keberadaan IPAL menjadi elemen penting agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

"Bandarharjo ini adalah contoh bagaimana kampung tematik bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi warga. Namun, pertumbuhan itu harus diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik," katanya.

Karena itu, kata dia, fasilitas IPAL hadir untuk memastikan produksi mangut tetap berjalan tanpa mencemari lingkungan.

Tak lupa, ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola IPAL di Kampung Mangut secara bersama-sama.

Sebab, keberhasilan infrastruktur lingkungan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen warga dalam merawat serta memanfaatkannya secara berkelanjutan.

Agustina akan terus mendorong peningkatan kualitas kampung-kampung tematik, khususnya yang berbasis UMKM dan kuliner, dengan melengkapi fasilitas pendukung seperti sanitasi, pengolahan limbah, dan penataan lingkungan.

"Ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Semarang yang sehat, produktif, dan berwawasan lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.