Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transjakarta Prioritaskan JPO Sarinah Ramah Disabilitas

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 21:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transjakarta Prioritaskan JPO Sarinah Ramah Disabilitas Doc: ANTARA
Ket. Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2026).

JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memprioritaskan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah agar ramah disabilitas sebagai pilihan aksesibilitas di kawasan padat.

"Seperti yang sebelumnya disampaikan Bapak Gubernur Pramono Anung, revitalisasi JPO Sarinah merupakan langkah nyata Pemprov DKI dalam menghadirkan pilihan aksesibilitas yang inklusif," kata Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, di Jakarta, Sabtu (10/1).

Welfizon mengatakan fokus utama Transjakarta adalah memastikan kelompok disabilitas, lansia, dan ibu hamil memiliki fasilitas yang aman serta nyaman untuk menyeberang di kawasan padat tersebut melalui penyediaan lift.

​Dia memastikan pembangunan ini tidak akan menghilangkan fasilitas yang sudah ada, termasuk penyeberangan pejalan kaki yang dikontrol lampu lalu lintas atau dikenal sebagai persimpangan pelikan (pelican crossing).

"'Pelican crossing' tetap beroperasi normal bagi pejalan kaki di permukaan jalan," ucapnya.

Dengan demikian, JPO Sarinah akan berfungsi sebagai opsi tambahan yang terintegrasi dengan moda transportasi publik, sekaligus mengembalikan nilai sejarahnya sebagai JPO pertama di Indonesia.

Pemerintah Provinsi (Pempro) DKI Jakarta akan membangun kembali jembatan penyeberangan orang (JPO) di Sarinah, Jakarta Pusat karena masih sangat diperlukan, khususnya untuk kaum disabilitas.

JPO Sarinah merupakan JPO pertama di Jakarta. Pada 2022, JPO ini dibongkar dan ditutup pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Saat itu, penutupan dilakukan dengan alasan penataan kota dan estetika, agar pandangan ke arah Patung Selamat Datang serta gedung-gedung bersejarah di kawasan itu tidak terhalang.

Sebagai gantinya, Pemprov DKI menerapkan "pelican crossing" yang dinilai lebih ramah bagi difabel, lansia dan ibu hamil.

Kini, Pemprov DKI Jakarta kembali mengkaji keberadaan JPO Sarinah dengan mempertimbangkan keselamatan dan kebutuhan semua pengguna jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.