Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sama-sama Destinasi Wisata Religi, Jatim Jajaki Kerja Sama Sister Province dengan Samarkand Uzbekistan

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Sama-sama Destinasi Wisata Religi, Jatim Jajaki Kerja Sama Sister Province dengan Samarkand Uzbekistan Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Selain aspek ekonomi dan pemerintahan, Gubernur Khofifah menekankan bahwa hubungan Jawa Timur dan Samarkand memiliki kedekatan historis dan spiritual yang kuat.

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjajaki peluang kerja sama sister province antara Jawa Timur dengan Samarkand, yakni kota tertua di Asia Tengah dan terbesar kedua di Uzbekistan.

Penjajakan tersebut dibahas saat menerima Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/2).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana penandatanganan kerja sama sister province yang diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral, khususnya di bidang perdagangan, pendidikan, kebudayaan, dan penguatan jejaring masyarakat.

"Selamat datang di Jawa Timur, His Excellency Bapak Oybek. Beliau menyampaikan harapan kemungkinan kita bisa melakukan penandatanganan kerja sama _sister province_ antara Jawa Timur dengan Samarkand," ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah menempuh proses administrasi dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 

Setelah tahapan tersebut selesai, penandatanganan protokol kerja sama direncanakan dapat dilaksanakan sebelum selanjutnya diajukan untuk memperoleh persetujuan DPRD Jawa Timur.

Rencananya, penandatanganan akan dilakukan bertepatan dengan kunjungan Gubernur Samarkand ke Jawa Timur pada 4–7 April mendatang.

Selain aspek ekonomi dan pemerintahan, Gubernur Khofifah menekankan bahwa hubungan Jawa Timur dan Samarkand memiliki kedekatan historis dan spiritual yang kuat.

"Jawa Timur dan Samarkand ini punya hubungan spiritual dan keagamaan yang erat. Dari pondok pesantren kita, banyak sekali kunjungan religi ke makam dari Syekh Imam Bukhari karena mereka banyak mengkaji hadits Imam Bukhari. Sekarang pun rombongan dari Pesantren Ploso Kediri dipimpin langsung oleh Kyai Nurul Huda juga sedang berada di Samarkand," jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini rombongan dari Pesantren Ploso Kediri yang dipimpin oleh Kyai Nurul Huda tengah berada di Samarkand untuk kegiatan keagamaan.

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan bahwa salah satu Wali Songo, yakni Syekh Maulana Malik Ibrahim, yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Jawa Timur, diyakini berasal dari wilayah Asia Tengah, termasuk Samarkand. Hal tersebut memperkuat ikatan historis dan kultural antara kedua wilayah.

"Bukan itu saja, wali songo di Jawa Timur juga ada yang berasal dari Samarkand, yaitu Syekh Maulana Malik Ibrahim. Jadi pada dasarnya, kita juga membangun kekuatan spiritualitas dari perspektif budaya dalam hubungan Indonesia-Uzbekistan, khususnya Jawa Timur-Samarkand," lanjut Khofifah.

Dari sisi perdagangan, hubungan Jawa Timur dan Uzbekistan menunjukkan tren yang positif. Pada periode Januari–Oktober 2025, nilai ekspor nonmigas Jawa Timur ke Uzbekistan mencapai 9,36 juta dolar AS, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan tren pertumbuhan rata-rata lima tahun terakhir yang cukup tinggi.

Komoditas utama ekspor Jawa Timur meliputi lemak dan minyak nabati, produk makanan olahan, sabun dan preparat pembersih, serta kertas dan karton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.