IHSG Tembus 9.000, Pasar Saham RI Cetak Sejarah Baru

Kamis, 08 Jan 2026, 20:07 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat sejarah baru dengan menembus level psikologis 9.000 pada perdagangan intraday Kamis (8/1). Capaian ini menandai rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high sejak IHSG pertama kali diperkenalkan di pasar modal Indonesia.

IHSG sempat menyentuh level 9.000 tepatnya di kisaran pukul 10.05 WIB. Momentum tersebut langsung menjadi sorotan pelaku pasar karena mencerminkan optimisme kuat terhadap kondisi ekonomi dan kinerja emiten domestik.

Ket. Foto: Seorang karyawan berdiri di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta — Sumber: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Berdasarkan data RTI Business, IHSG pada pukul 10.55 WIB masih bertahan di zona hijau. Indeks berada di posisi 8.979 atau menguat 34,21 poin setara kenaikan 0,38 persen.

Sejak awal perdagangan, IHSG langsung bergerak positif dengan dibuka di level 8.946. Sepanjang sesi berjalan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 9.002 dan terendah 8.930 sebelum bergerak fluktuatif.

Pergerakan indeks turut didukung oleh tingginya aktivitas transaksi di pasar reguler. Volume perdagangan tercatat mencapai 26,29 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp12,74 triliun.

Frekuensi transaksi juga menunjukkan aktivitas yang padat sepanjang sesi pagi. Hingga menjelang siang hari, transaksi tercatat sebanyak 1,91 juta kali.

Dari sisi pergerakan saham, mayoritas emiten bergerak di zona penguatan. Sebanyak 374 saham menguat, sementara 288 saham melemah dan 144 saham lainnya stagnan.

Penguatan IHSG secara langsung berdampak pada peningkatan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia. Nilai kapitalisasi pasar tercatat melonjak menjadi Rp16.418,96 triliun.

Komposisi pelaku pasar masih didominasi oleh investor domestik. Berdasarkan data volume, transaksi domestik mencapai 83,83 persen dari total perdagangan.

Rinciannya, porsi pembelian domestik tercatat sebesar 42,80 persen, sedangkan penjualan domestik mencapai 41,03 persen. Kondisi ini menunjukkan pergerakan aktif investor lokal di tengah reli pasar.

Sementara itu, porsi transaksi investor asing berada di level 16,17 persen dari total volume perdagangan. Meski relatif lebih kecil, pergerakan investor asing tetap menjadi perhatian pelaku pasar.

Dari sisi nilai transaksi, total turnover pasar tercatat mencapai Rp36,9 triliun. Investor domestik menyumbang 73,31 persen dari total nilai transaksi tersebut.

Adapun kontribusi investor asing tercatat sebesar 26,69 persen dari total nilai perdagangan. Data menunjukkan nilai jual asing masih sedikit lebih besar dibandingkan nilai belinya.

Capaian rekor IHSG ini sekaligus memperkuat sentimen positif di pasar saham nasional. Pelaku pasar menilai penguatan indeks mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi dan prospek pertumbuhan emiten di dalam negeri.

Dengan tembusnya level 9.000 secara intraday, IHSG kini memasuki fase baru dalam perjalanan pasar modal Indonesia. Pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen global, arus modal, serta kinerja keuangan emiten ke depan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.