Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Menegaskan AS Berkuasa atas Venezuela sementara Maduro Menghadapi Persidangan

📅 Senin, 05 Jan 2026, 19:03 WIB | Oleh:
Trump Menegaskan AS Berkuasa atas Venezuela sementara Maduro Menghadapi Persidangan Doc: Antara
Ket. Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One.

NEW YORK - Klaim Presiden Donald Trump bahwa Amerika Serikat "bertanggung jawab" atas Venezuela akan ditegaskan pada hari Senin (5/1), ketika pemimpin negara kaya minyak yang telah digulingkan itu dihadapkan ke pengadilan New York, sementara penggantinya menawarkan kerja sama.

Tokoh kuat sayap kiri Nicolas Maduro, 63 tahun, menghadapi tuduhan perdagangan narkoba bersama istrinya, yang juga ditangkap dan dibawa keluar dari Caracas dalam serangan mengejutkan AS pada hari Sabtu, yang melibatkan pasukan komando, pemboman oleh pesawat jet, dan kekuatan angkatan laut besar-besaran di lepas pantai Venezuela.

Dewan Keamanan PBB akan mengadakan sesi darurat pada hari Senin atas permintaan Venezuela. Sesi ini akan menyediakan platform bagi keprihatinan internasional atas niat AS di negara berpenduduk sekitar 30 juta jiwa tersebut.

Trump sepertinya tidak akan gentar, seiring berjalannya rencananya untuk mendominasi Venezuela dan cadangan minyaknya yang melimpah.

"Kita yang berkuasa," Trump mengumumkan pada Minggu (4/1) malam.

Dalam potensi kemenangan bagi Washington, penerus Maduro dan pemimpin sementara Delcy Rodriguez menurunkan retorika awalnya yang berapi-api, mengeluarkan pernyataan pada Minggu malam yang menawarkan untuk bekerja sama dengan Trump.

"Kami menyampaikan undangan kepada pemerintah AS untuk bekerja sama dalam agenda kerja sama," kata mantan wakil presiden itu.

Ini terjadi beberapa jam setelah Trump mengancam bahwa dia akan membayar "harga yang sangat mahal, mungkin lebih mahal daripada Maduro," jika dia tidak tunduk pada keinginan AS.

Ketika ditanya apa yang dibutuhkannya dari Rodriguez, Trump menjawab: "Kita butuh akses penuh. Kita butuh akses ke minyak dan hal-hal lain di negara mereka yang memungkinkan kita untuk membangun kembali negara mereka."

Meskipun tidak ada pasukan AS yang diketahui masih berada di dalam Venezuela, kehadiran angkatan laut yang besar, termasuk sebuah kapal induk, masih tetap ada di lepas pantai.

Pemerintahan Trump mengatakan pihaknya mempertahankan pengaruh ekonomi yang kuat dengan memblokade kapal tanker minyak dari Venezuela. Trump juga mengancam akan melakukan serangan militer tambahan jika diperlukan.

Tidak ada Perubahan Rezim 

Namun, apa yang akan terjadi selanjutnya di Venezuela, setelah seperempat abad pemerintahan sayap kiri garis keras oleh Maduro dan pendahulunya yang sosialis, Hugo Chavez, masih belum jelas.

Pemimpin Partai Demokrat di Senat, Chuck Schumer, mengatakan kepada ABC News bahwa warga Amerika "terheran-heran dan ketakutan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Lombok Tengah Tangan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.