Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawa Timur Jadi Produsen Jeruk Terbesar Nasional

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Jawa Timur Jadi Produsen Jeruk Terbesar Nasional Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi sentra jeruk siam di Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Jawa Timur sebagai provinsi produsen jeruk terbesar nasional sekaligus mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan impor dengan meningkatkan konsumsi jeruk lokal.

“Jeruk Siam di Desa Tutur ini unggul. Dua bulan lalu saya ke sini, kemudian hari ini datang lagi, saya terkesima lihat buahnya yang tumbuh lebat, kulitnya agak tebal berwarna orange, size nya besar, rasanya manis sekali serasa bercampur madu,” ujar Khofifah saat mengunjungi sentra jeruk siam di Desa Kayu Kebek Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, seperti keterangan diterima di Surabaya, Jatim, Minggu.

Khofifah mengatakan kunjungan tersebut menjadi penegasan posisi Jawa Timur sebagai daerah dengan produksi jeruk terbesar di Indonesia sekaligus bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap petani jeruk lokal.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, total produksi jeruk di Jawa Timur pada triwulan III tahun 2025 mencapai 959.231,31 ton atau berkontribusi 36,22 persen terhadap produksi nasional pada periode yang sama.

“Produksi jeruk di Jawa Timur merupakan yang tertinggi se-Indonesia. Ini adalah potensi besar yang harus kita jaga bersama. Salah satunya dengan meningkatkan konsumsi jeruk lokal dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, jeruk siam Tutur memiliki keunggulan dari sisi rasa, ukuran dan kualitas karena ditanam di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut yang ideal untuk hortikultura.

“Kami terus dukung petani jeruk siam, ini salah satu ikhtiar memperkenalkan ke masyarakat supaya jeruk siam lebih banyak lagi peminatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan konsumsi jeruk lokal tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi petani dan perekonomian daerah.

“Kalau kita konsumsi jeruk lokal, kita tidak hanya mendapatkan produk segar dan sehat, tapi juga ikut menggerakkan ekonomi petani kita sendiri. Ini bagian dari gerakan cinta produk dalam negeri,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jatim juga berdialog dengan petani terkait tantangan produksi, distribusi, serta peluang pengembangan nilai tambah komoditas jeruk ke depan.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus hadir mendampingi petani, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga penguatan akses pasar agar jeruk Jawa Timur semakin berdaya saing,” kata Khofifah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.