Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dugaan Calo Tiket Teater Bintang Planetarium TIM, Jakpro Buka Suara

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 16:35 WIB | Oleh:
Dugaan Calo Tiket Teater Bintang Planetarium TIM, Jakpro Buka Suara Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Planetarium Jakarta yang berada di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat

JAKARTA - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro merespons dugaan praktik percaloan tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Sebagai pengelola kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakpro menegaskan sistem ticketing telah dirancang ketat, transparan, dan berbasis kuota.

Head of SBU Taman Ismail Marzuki Jakpro, Anya A. Christiana, menyatakan seluruh mekanisme penjualan tiket dibuat untuk memastikan pengalaman menonton yang aman dan nyaman. Menurutnya, sistem ini sekaligus menjadi tameng utama dari praktik percaloan dan penipuan.

"Saat ini, penjualan tiket Teater Bintang Planetarium dilakukan melalui dua skema resmi, yakni pembelian daring melalui Loket.com dan pembelian langsung di lokasi," ujar Anya dalam keterangan resmi, Kamis (1/1/2026). Ia menambahkan, kuota dibagi rata 50 persen online dan 50 persen on the spot untuk setiap pertunjukan.

"Skema ini diterapkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan akses yang lebih adil kepada masyarakat," tegas Anya. Ia menyebut kebijakan tersebut lahir dari aspirasi warga yang kesulitan mendapatkan tiket daring.

Anya menjelaskan, sistem distribusi tiket telah diatur ketat berdasarkan kuota ketersediaan setiap jadwal pertunjukan. Dengan skema ini, tidak dimungkinkan adanya penambahan penonton di luar kapasitas yang telah ditetapkan.

"Sistem distribusi tiket Teater Bintang Planetarium telah kami atur secara ketat berbasis kuota," jelasnya. Ia menegaskan tidak ada penambahan kapasitas di luar tiket resmi demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Jakpro juga menegaskan bahwa Loket.com merupakan satu-satunya platform resmi untuk pembelian tiket secara daring. Sementara pembelian langsung hanya dapat dilakukan melalui loket resmi di Drop Off Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki.

"Sistem ini kami bangun untuk mencegah praktik calo, penipuan, maupun dugaan keterlibatan oknum tidak bertanggung jawab," kata Anya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan penerapan skema kuota seimbang antara online dan on the spot. Keputusan ini diambil setelah mendengar langsung keluhan masyarakat terkait tiket daring yang kerap habis dalam hitungan menit.

Pramono juga menegaskan akan dilakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan sistem penjualan tiket tersebut. Ia menilai akses yang adil harus dibarengi dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Jakpro menyatakan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran. Langkah ini termasuk evaluasi sistem hingga penindakan terhadap oknum yang terbukti bermain di luar aturan.

Jakpro berharap masyarakat hanya membeli tiket melalui jalur resmi dan tidak tergiur tawaran dari pihak tidak dikenal. Dengan kolaborasi pengelola dan publik, Teater Bintang Planetarium diharapkan tetap menjadi ruang edukasi dan hiburan yang aman serta bebas drama calo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.