Anak 5 tahun Tewas Setelah Tangannya Terjepit di Eskalator Resor Ski di Jepang
📅 Senin, 29 Des 2025, 16:43 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
OTARU - Seorang anak laki-laki berusia lima tahun meninggal dunia setelah terjebak di eskalator yang bergerak di sebuah resor ski di Jepang utara, Minggu (28/12).
Dari The Guardian, korban, Hinata Goto, meninggal setelah lengan kanannya terjepit di mekanisme putar jalan setapak saat perjalanan ski keluarga ke Otaru, sebuah kota di pulau Hokkaido, Jepang bagian utara.
"Petugas pemadam kebakaran berhasil membebaskan anak yang tidak sadarkan diri itu, yang mengenakan pakaian dan sepatu ski, dari mekanisme tersebut sekitar 40 menit setelah menerima panggilan darurat dari ibunya," lapor media lokal, Asahi Shimbun, menambahkan bahwa ia dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.
Hinata, yang berasal dari kota Sapporo di dekatnya, dilaporkan terjatuh saat mencoba turun dari jalan setapak sepanjang 30 meter yang menghubungkan tempat parkir resor dengan lereng ski, demikian menurut kutipan pernyataan polisi yang dimuat oleh kantor berita Kyodo.
Meskipun "eskalator salju" memungkinkan pemain ski untuk menaiki lereng dengan nyaman, kecelakaan tersebut telah memicu kritik terhadap desainnya. Pihak Asahi mengatakan bahwa jalan setapak yang dipasang enam tahun lalu itu hanya selebar 60 centimetet dan tidak memiliki pegangan tangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, para pejabat di resor ski Asari mengatakan kepada Kyodo bahwa mekanisme keselamatannya tampaknya gagal setelah ibu anak laki-laki itu menekan tombol berhenti darurat.
Menurut Kyodo, mekanisme tersebut, yang diaktifkan ketika benda asing terjebak, telah berfungsi selama inspeksi rutin sebelumnya pada hari itu. Laporan media menyebutkan tidak ada petugas yang bertugas di dekat eskalator ketika Hinata jatuh.
Perwakilan dari resor tersebut meminta maaf atas kecelakaan itu, sementara polisi di Hokkaido meluncurkan penyelidikan, yang menurut laporan media dapat berujung pada dakwaan kelalaian profesional yang mengakibatkan kematian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang pria berusia 70-an yang sering mengunjungi resor tersebut menggambarkan eskalator itu sebagai "menakutkan". Dia mengatakan kepada Kyodo bahwa perubahan sudut kemiringan menyebabkan sabuk konveyor berguncang, dan menambahkan bahwa dia juga pernah tersandung saat melewatinya.
Seorang pria yang bekerja di dekat resor populer itu mengatakan kepada Asahi: “Banyak anak-anak menggunakan resor ini untuk berlatih ski. Saya berharap akan ada penyelidikan yang tepat dan tindakan untuk memastikan hal seperti ini tidak pernah terjadi lagi.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!