Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa di Gunung Tangkuban Parahu Meningkat

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 19:58 WIB | Oleh:
Gempa di Gunung Tangkuban Parahu Meningkat Doc: ANTARA/HO-Badan Geologi
Ket. Aktivitas kawah Gunung Tangkuban Parahu.

BANDUNG -- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat lonjakan signifikan aktivitas kegempaan Low Frequency (LF) di Gunung Tangkuban Parahu, yang meningkat tiga kali lipat hanya dalam kurun waktu 24 jam pada periode pengamatan 26 Desember 2025.

Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam keterangan yang diterima di Bandung, Sabtu, mengungkapkan rekaman seismik pada tanggal 26 Desember 2025 mendeteksi 38 kejadian Gempa LF.

Angka ini melonjak tajam dibandingkan dua hari sebelumnya, yakni tanggal 24 dan 25 Desember, yang masing-masing hanya mencatat 10 kejadian per hari.

Peningkatan drastis kegempaan ini menjadi sorotan utama mengingat posisi Gunung Tangkuban Parahu sebagai destinasi wisata unggulan yang padat pengunjung di masa libur akhir tahun.

Meskipun tingkat aktivitas masih ditetapkan pada Level I (Normal), data deformasi tubuh gunungapi menunjukkan anomali yang patut diwaspadai.

"Data pemantauan EDM menunjukkan kecenderungan pola deflasi pada segmen Pilar-UPAS namun terjadi inflasi pada segmen Pilar-LERENG. Ini mengindikasikan adanya fluktuasi tekanan pada kedalaman dangkal di bawah tubuh gunungapi," ujar Lana.

Kondisi fluktuasi tekanan dangkal ini, menurut Badan Geologi, menyimpan potensi bahaya tersembunyi. Meskipun pemantauan seismik pada nilai dV/V belum menunjukkan pola penurunan signifikan, yang artinya belum ada tekanan masif akibat kenaikan fluida besar ke permukaan, karakteristik erupsi Tangkuban Parahu seringkali bersifat freatik.

Erupsi freatik memiliki karakter khusus yang berbahaya bagi wisatawan yang berada terlalu dekat dengan kawah, di mana ia dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa didahului gejala vulkanik yang jelas atau tanda-tanda peringatan dini yang kasat mata.

Secara visual, hingga 27 Desember 2025, aktivitas hembusan asap dari Kawah Ratu teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, mencapai ketinggian 5-80 meter dari dasar kawah. Sementara itu, Kawah Ecoma menghembuskan asap setinggi 5-40 meter.

Berkaca pada riwayat aktivitas pertengahan tahun ini, tepatnya periode Juni-Juli 2025, peningkatan gempa LF pernah mencapai puncaknya hingga 270 kejadian pada 3 Juni, yang saat itu diikuti oleh fenomena bualan lumpur di Kawah Ratu.

Atas dasar data terkini tersebut, Badan Geologi mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati area dasar kawah serta tidak berlama-lama di kawasan bibir kawah aktif.

"Jika teramati peningkatan intensitas hembusan asap atau tercium bau gas yang menyengat, masyarakat diminta segera menjauh demi keselamatan," ucap Lana.

Pemerintah Daerah dan BPBD Kabupaten Bandung Barat serta Subang diminta terus berkoordinasi intensif dengan Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu di Desa Cikole guna memantau perkembangan situasi yang dinamis ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.