Liga Inggris: Frank Ingatkan Pemain Spurs untuk Bersikap Dewasa dan Profesional Meski Libur Natal
📅 Kamis, 25 Des 2025, 08:28 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS — Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, menegaskan skuad asuhannya harus bersikap “dewasa” dan profesional, meski ia memutuskan memberi libur pada Hari Natal kepada para pemainnya. Keputusan tersebut, menurut Frank, semata-mata karena menyesuaikan jadwal persiapan jelang laga tandang melawan Crystal Palace pada hari Minggu (28/12) mendatang.
Frank menjelaskan bahwa pola latihan Spurs pekan ini tidak berbeda dengan pekan-pekan lainnya. “Pekan ini kami menanganinya dengan cara yang sama seperti pekan biasa. Jika bukan Natal pun, jadwalnya tetap seperti ini,” ujar pelatih asal Denmark itu. “Kami punya dua hari latihan sebelum pertandingan, lalu satu hari libur, kemudian dua hari lagi. Selasa dan Rabu latihan, tanggal 25 libur, lalu dua hari berikutnya latihan. Itu sangat pas dengan jadwal Natal bersama keluarga, dan itu bagus.”
Namun, kebijakan tersebut berpotensi memantik reaksi negatif dari sebagian pendukung Tottenham. Pasalnya, performa Spurs belum membaik sejak Frank menggantikan Ange Postecoglou yang dipecat. Tottenham kini terpuruk di peringkat ke-14 Liga Inggris, setelah menelan lima kekalahan dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi.
Tekanan dari suporter pun kian meningkat, dengan sebagian di antaranya mulai meragukan kapasitas Frank. Meski begitu, pelatih berusia 52 tahun itu menegaskan pentingnya kepercayaan pada profesionalisme pemain. “Saya sangat percaya pada profesionalisme tingkat tinggi. Itulah yang saya yakini para pemain miliki dan seharusnya mereka miliki,” kata Frank. “Memang ada yang perlu lebih banyak arahan, tetapi mereka adalah individu dewasa. Jika saya harus terus-menerus menggandeng tangan mereka, menurut saya itu justru masalah yang lebih besar.”
Tantangan Frank bertambah jelang lawatan ke Selhurst Park, setelah Spurs dipastikan kehilangan kapten Cristian Romero dan Xavi Simons akibat skorsing, pukulan terbaru bagi sang pelatih.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski demikian, Frank tetap optimistis situasi bisa berbalik. Ia merujuk pengalamannya saat menangani Brondby pada tahun 2013, ketika ia sempat memulai dengan hasil kurang meyakinkan sebelum menuai kesuksesan dalam periode tiga tahun. “Saya melihat banyak kemiripan dengan pekerjaan kepala pelatih pertama saya, tentu dengan skala yang sangat berbeda,” ujarnya.
“Ini klub besar, salah satu yang terbesar di dunia, dengan sorotan luar biasa. Itu membuat tantangannya jauh lebih besar. Tetapi ada kemiripan saat Anda mencoba membangun sesuatu dari waktu ke waktu, mewarisi situasi yang harus dibenahi bersama banyak orang baik di sekitar saya.”
Frank juga menyoroti tingkat kesulitan yang meningkat karena Spurs harus bersaing di berbagai ajang. “Kami bermain di Liga Champions dan Liga Inggris secara bersamaan. Kami mencoba berkembang sambil melaju 100 mil per jam. Itu bagian dari pekerjaan dan itu tantangan yang bagus.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!