Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI Apresiasi Peran Strategis Pers dalam Bela Negara

📅 Selasa, 23 Des 2025, 19:14 WIB | Oleh:
TNI Apresiasi Peran Strategis Pers dalam Bela Negara Doc: Puspen TNI
Ket. Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menegaskan komitmen TNI untuk terus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas informasi publik, sekaligus memperkuat sinergi yang konstruktif dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Penghargaan Khusus Pena Emas kategori Kementrian/Lembaga Negara yang diselenggarakan oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, penerimaan diwakili Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah bertempat  di Le Royale Hotel  Bandung, Jawa Barat, Senin (22/12/2025).

Dalam sambutannya, Kapuspen TNI menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini konsisten menjaga profesionalisme jurnalistik serta menghadirkan pemberitaan yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. Menurutnya, melalui forum dan kegiatan apresiasi seperti Pena Emas, ekosistem pers nasional semakin diperkuat sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia.


“Bela negara bukanlah sekadar slogan, melainkan  panggilan nurani dan tanggung jawab seluruh warga negara, sesuai peran dan profesinya masing-masing. Pada era yang serba cepat ini, tantangan bela negara tidak hanya datang dalam bentuk ancaman fisik, tetapi juga hadir dalam bentuk perang informasi, disinformasi, polarisasi, serta upaya memecah belah persatuan melalui ruang digital yang luas,” ujar Kapuspen TNI.

Lebih lanjut Kapuspen TNI menegaskan bahwa kemitraan TNI dengan media merupakan kebutuhan strategis untuk membangun komunikasi publik yang akurat dan memperkuat kepercayaan masyarakat.

Penghargaan Pena Emas dinilai sebagai simbol pengakuan atas daya juang pena dan kata-kata yang mampu mengangkat semangat kebangsaan. “Setiap karya jurnalistik yang memberi ruang bagi suara rakyat dan mengedepankan kebenaran, pada hakikatnya merupakan bagian dari bela negara. Karena itu, kegiatan apresiasi seperti ini patut kita dukung bersama,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Kapuspen TNI menegaskan komitmen TNI untuk terus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas informasi publik, sekaligus memperkuat sinergi yang konstruktif dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“TNI berkomitmen untuk terus mengedepankan keterbukaan informasi publik sesuai ketentuan, membangun komunikasi yang sehat, dan menjaga hubungan kemitraan yang profesional dengan insan pers,” pungkasnya.

Sebanyak 60 tokoh nasional, perwakilan kementerian dan lembaga negara, kepala daerah, institusi pendidikan, hingga dunia usaha menerima Penghargaan Apresiasi Bela Negara (ABN) 2025 yang diselenggarakan Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI). Penghargaan ABN 2025 diberikan kepada individu dan institusi yang dinilai konsisten menanamkan serta mengimplementasikan nilai-nilai bela negara di berbagai sektor kehidupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.