Pete-pete Laut Makassar Siap Beroperasi Layani Antarpulau Gratis

Selasa, 23 Des 2025, 18:02 WIB

MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, siap mengoperasikan transportasi laut antarpulau secara gratis, Pete-pete Laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pelayanan publik kepada seluruh masyarakat.

Kepala Bidang Angkutan Umum dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Jusman di Makassar, Selasa (23/12), mengatakan ada tiga kapal yang ditargetkan untuk menjadi alat transportasi laut dan satu diantaranya sudah siap.

Ket. Foto: Ilustrasi beberapa pulau Kota Makassar yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan transportasi laut (Petepete Laut) untuk menghubungkan satu pulau dan lainnya di Makassar, Senin (21/12). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Makassar

"Transportasi laut antarpulau menjadi janji politik yang kini direalisasikan. Untuk saat ini, baru tersedia satu unit dan tahun depan akan menyusul dua unit lagi," ujarnya.

Jusman menjelaskan layanan transportasi laut menjadi solusi nyata dalam meningkatkan konektivitas antarpulau yang selama ini masih terbatas.

Kapal tersebut sangat strategis dan dibutuhkan oleh masyarakat pulau, khususnya di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarang. 

"Program Pete-pete Laut ini merupakan program prioritas Wali Kota Makassar dan janji politiknya saat kampanye yang sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita di pulau. Karena itu, kapalnya sudah ada, siap beroperasi tahun ini," katanya.

Jusman mengaku hadirnya Pete-pete Laut yang beroperasi secara gratis menjadi langkah strategis dalam memperkuat mobilitas antarpulau, memangkas kesenjangan layanan, serta membuka ruang percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini tergolong terluar, terpencil, dan terjauh (3T). 

"Dengan konektivitas yang semakin baik, pemerintah berharap denyut pembangunan dapat dirasakan secara merata, dari pusat kota hingga pulau-pulau terluar Makassar," terangnya.

Dari tiga kapal akan disiapkan, kini satu unit siap beroperasi secara gratis, memenuhi harapan warga pulau. 

Adapun rute kapal kayu tersebut menyusuri beberapa pulau untuk melayani kebutuhan masyarakat di Kecamatan Pulau Sangkarang, diantaranya, Pulau Lae-lae, Pulau Barrang Caddi dan Pulau Barrang Lompo.

Sementara untuk empat pulau terluar lainya yakni Pulau Langkai, Pulau Lanjukkang, Pulau Lumu-Lumu, dan Pulau Bone Tambu, jarak pulau-pulau tersebut sangat jauh dari daratan Kota Makassar, bahkan beberapa di antaranya termasuk kategori pulau terluar, terpencil, dan terjauh (3T).

Menurut Jusman, peningkatan konektivitas menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di kepulauan itu. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.