Antisipasi Macet Akhir Tahun, Angkot Bandung Diliburkan Dulu

Selasa, 23 Des 2025, 11:35 WIB

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyatakan ingin meliburkan angkot di Bandung dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas seiring dengan libur pergantian tahun 2025-2026.

Hal itu, lanjut dia, mengingat Kota Bandung sebagai salah satu destinasi wisata, yang diprediksi dikunjungi ratusan ribu wisatawan dalam dan luar negeri, dengan banyak kendaraan yang akan masuk ke Bandung, sehingga perlu disiapkan berbagai solusi.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung. — Sumber: Pemprov Jabar

Yang pertama, kata dia, menyiapkan petugas di area keramaian untuk mengurangi kepadatan. Kedua, meliburkan operasional angkutan kota di Bandung pada waktu-waktu yang diprediksi mengalami kepadatan luar biasa yakni tanggal 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026.

"Ini seperti di Puncak yang ada kebijakan selama empat hari seluruh angkutan umum diminta libur dan dikasih kompensasi. Di Bandung juga kita harap sama, di dua hari, mudah-mudahan anggarannya Pak Walikota Bandung cukup untuk itu," ujar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Bandung, Senin (22/12).

Seperti di Puncak, kata dia, angkutan kota di Kota Bandung juga diminta untuk libur dengan kompensasi yang akan diberikan pada sopir angkot dengan besaran Rp500 ribu untuk mengganti uang operasional.

"Dua hari. Malam Tahun Baru dan hari Tahun Baru. Jadi dua hari. Rabu dan hari Kamis libur dan dikasih uang saku," kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menjelaskan kompensasi tersebut berdasarkan penyesuaian dengan rata-rata operasional harian sopir angkot di Bandung antara yang dibawa pulang dan setoran.

  • Penertiban Angkot

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.