Bandung Ikut Tenggelam? Badan Geologi Ungkap Kota di Dataran Tinggi Turun Lebih dari 5 Cm per Tahun
📅 Minggu, 21 Des 2025, 22:46 WIB | Oleh: Alfred"Banjir rob meluas di Jakarta Utara, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kota Semarang, dan Kabupaten Demak," kata Lana.
Kondisi tanah amblas juga bisa dilihat dari perubahan garis pantai, pembangunan tanggul-tanggul laut, dan aktivitas pemompaan banjir.
Namun demikian, untuk wilayah Jakarta, Badan Geologi menyatakan terjadi pelandaian penurunan tanah di cekungan air tanah.
Berdasarkan pengukuran global positioning system (GPS) dalam kurun 2015-2023 terjadi penurunan tanah antara 0,05 hingga 5,17 sentimeter per tahun. Penurunan muka tanah di Jakarta bahkan disebut relatif tidak terlihat sejak 2020 hingga sekarang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada pun berdasarkan hasil pengukuran GPS sebelumnya, pada periode 1997-2005, laju penurunan tanah di Jakarta beragam mulai dari 1-10 hingga 15-20 sentimeter per tahun.
Sementara menurut laporan World Economic Forum (WEF) yang terbit November lalu, sebagian wilayah Jakarta tercatat mengalami amblesan hingga 28 sentimeter. Jakarta, begitu juga Semarang, disebutkan termasuk yang sedang tenggelam dengan laju 10 sampai 20 kali lebih cepat daripada kenaikan muka air lautnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!